Bilik Ilmu Tribe #769SAFT

Al Nuura Yang 5 Yang 6

4:22 PM Rashidah Abd Hamid 0 Comments


Lagu : Al Nuraa Yang 5 Yang 6
Artis : Mawi & Hazama ft. Daly Filsuf

Dari Dia kita datang
Dari Dia kita pergi
Ada bulan ada bintang
Dan juga matahari

Ada malam ada siang
Ada gelap ada terang
Ada kasih ada sayang
Sampai masa kita pulang

Yang lima yang enam
Yang di luar dan yang di dalam
Yang memberi salam
Dan yang menghulur tangan
Yang menyambut salam dengan penuh senyuman
Yang di dalam hati tersirat seribu jawapan
Seluas-luas lautan
Setitik pun belum tentu lagi
Dunia luas terbentang
Kita masih lagi mencari
Yang kita ingat jauh
Sudah semakin dekat
Yang kita ingat tinggi
Sudah semakin rendah
Awal dan akhir yang selama ini kita menunggu
Sekarang masanya sudah semakin hampir

Dari Dia kita datang
Dari Dia kita pergi
Ada bulan ada bintang
Dan juga matahari

Ada malam ada siang
Ada gelap ada terang
Ada kasih ada sayang
Sampai masa kita pulang

Ku imbas kembali sepanjang perjalanan
Ku cuba renungi setiap perbuatan
Ku tunduk malu, malu aku memikirkan
Pahala dan dosa yang tak dapat aku bezakan
Ku cuba berlari, lari dari realiti
Seperti ada tali yang menarik ku kembali
Aku masih tak faham masih jugak tak mengerti
Masih mencari-cari siapakah diriku ini

Ku tanya pada hati moga diberi jawapan
Tapi ada dua suara yang sering kedengaran
Yang satu kata iya yang satu kata bukan
Kadangkala akal dan hati pun tak sehaluan
Namun ku tetap mencari dan juga terus berjalan
Selagi ada matahari dan selagi ada bulan
Selagi aku belum mengenal diri ini yang sebenar
Mana mungkin aku dapat mengenal Tuhan

Dari Dia kita datang
Dari Dia kita pergi
Ada bulan ada bintang
Dan juga matahari

Ada malam ada siang
Ada gelap ada terang
Ada kasih ada sayang
Sampai masa kita pulang

Allahummaj’al fi qolbi nuuraa
Wa fi asobi nuuraa
Wa fi lisani nuuraa
Waj’al fi nafsi nuuraa
Waj’al lii yau maliqo ika nuuraa

Dari Dia kita datang
Dari Dia kita pergi
Ada bulan ada bintang
Dan juga matahari

Ada malam ada siang
Ada gelap ada terang
Ada kasih ada sayang
Sampai masa kita pulang

Tunjukkanlah jalan terang
Tunjukkanlah jalan pulang
Agar tidak kesesatan
Dalam titian dan harapan
Tujuh puluh tiga pintu
Tujuh puluh tiga jalan
72 kesesatan
Hanya satu kebenaran

Andai Mahu Memahami Erti Hakikat Sebuah Kehidupan
BELAJAR MELIHAT KAIN HINGGA KE KAPAS

Baik, sifu Kupas lagu AL-Nuraa, ada mesej Ketuhanan Yang Allah nak kita fahami. Ini berdasarkan kefahaman Allah yang dihadirkan ke dalam kefahaman sifu

Dari Dia kita Datang
Dari Dia kita Pergi
(hakikat insan diciptakan atau datang daripada Allah, dan kita juga pergi atau dengan kata lain hubungan kita semakin jauh dengan Allah)

Ada Bulan ada Bintang
Dan juga Matahari
Ada malam ada Siang
Ada gelap ada terang
(ini menerangkan bahawa setiap apa yang Allah ciptakan sesuatu itu berpasang-pasangan sepertimana firmanNya dalam Surah 51 ayat 49, "Aku Ciptakan Sesuatu itu berpasang-pasangan tiada lain tiada bukan melainkan untuk mengtauhid dan Esakan Allah". Ada bulan, ada bintang, Ada Jasmani Ada Rohani, Ada kekuatan Ada Kelemahan. Dan setiap sesuatu yang Allah ciptakan itu tiada yang sia-sia melainkan untuk menyatakan kebesaran dan kekuasaannya. Seperti mana Allah cipta ada fungsinya seperti malam dan siang, atau tentang kita manusia ada sisi baik (Sukma sepertimana terangnya siang) dan sisi yang kurang baik (fasik sepertimana gelapnya malam)

Ada Kasih Ada Sayang
Sampai Masa Kita pulang
(ini merujuk kepada Sifat Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Pengampun. Walau apa pun dosa kita seluas 1 lengkung dunia, tapi pulang dalam keadaan tanpa menduakan Allah, selagi kita bertaubat maka Allah akan ampunkan dan terima dengan izinNya seluas 1 lengkung dunia juga (Insha Allah). Kita hadir ke dunia ini dengan Ar Rahman dan Ar Rahim Allah, maka ujian terbesar adalah Ujian Kasih Sayang Jua. Bukan manusia juga cemburu, Allah juga Maha Cemburu Andai di hatimu itu ada selain Allah Bertakhta di situ)

Yang 5 Yang 6
(ini merujuk kepada Rukun Islam yang 5 dan Rukun Iman yang 6. Rukun Islam itu SYARIAT kiasan kepada kehidupan DUNIAWI yang meraih pandangan manusia, Rukun Iman itu HAKIKAT itu kiasan kepada kehidupan UKHRAWI yang meraih pandangan Allah. Kebanyakan daripada kita lebih mengejar pandangan Manusia daripada Pandangan Allah..

SYARIAT TANPA HAKIKAT SAHAJA SAHAJA
HAKIKAT TANPA SYARIAT BATAL

seluas luas lautan sampai kita masih lagi mencari
(ini merujuk kepada barangapa lagi yang kita mahu cari, sedangkan Allah sudah sediakan segala-galanya kepada kita sebagai bekal kehidupan di dunia. Hanya kebodohan dan kejahilan kita sahaja yang membuatkan kita hidup tidak ketahuan. Kita ini hakikatnya bukannya setitis air dalam sebuah lautan, tapi lautan dalam setitis air. Ilmu Allah ini sangat luas, rantingnya banyak apa yang kita tahu tak sampai setitik air, usah ego usah sombong, bahkan mungkin tak sampai saiz satu zarah dari Ilmu Allah)

Ku Imbas Kembali sepanjang perjalanan Ku Cuba Berlari Berpijak atas realiti
(ini merujuk kepada ingat balik sepanjang hidup perbuatan dosa yang kita lakukan, cuba lari daripada perbuatan dosa tersebut dan kembali ke jalan Allah, Tapi amat susah bagi dia dan ada sesuatu yang menarik dia untuk kembali ke dalam lembah dosa. Dia terus cuba bermujahadah diri untuk berubah. Ada dua suara dalam hati dia, satunya IMAN yang menyuruh dia untuk berubah dan ada SYAITAN yang menyuruh dia untuk jangan berubah. Ini menyebabkan bingung, hati berbolak balik, keliru dan tidak ketahuan.

Namun ku tetap mencari sampai selagi ada matahari dan bulan
(ini merujuk kepada dia tetap terus berusaha untuk berusaha selagi dunia tak kiamat, selagi masih ada nafas, selagi itu masih ada harapan)

Doa meminta Cahaya dalam Kehidupan itulah Doa Tahajjud yang menjadi amalan Rasulullah SAW.

Tunjukkanlah Jalan Terang
Tunjukkanlah Jalan Pulang
Agar tidak kesesatan
Dalam Titian dan harapan
73 pintu 73 jalan (7 sifat maani Saksi lagi Menyaksikan kehadiran Allah, Muhammad, Insan)
72 jalan Sesat Hanya 1 jalan Kebenaran (hanya 1 jalan, orang BERTAUHID yang duduk atas jalan benar)
(ini merujuk kepada kita seharusnya berdoa kepada Allah tanpa henti supaya Allah kurniakan Taufik dan Hidayat jalan yang Terang/memberi petunjuk dalam kehidupan serta jalan pulang kepada Allah supaya tidak sesat dalam kehidupan. Dalam titian dan harapan ini merujuk kepada Titian Siratul-Mustaqim)

Terima kasih kepada Puan Norzianah atas asbab dengan izin Allah untuk kupas hakikat di sebalik lirik lagu. Apa yang berbunyi itulah Asma Allah mahupun kicauan burung..

Semoga belajar sesuatu dan mendapat manfaat semua.. Inilah QUADRANT PERTAMA MODEL POTENSI KEHIDUPAN SAFT iaitu FASA SIDDIQ...andai ini tak melepasi, fasa AMANAH, FATONAH DAN TABLIGH tidak akan kita kecapi..nak pikul AMANAH macam mana andai kita tidak kenal TUAN PEMBERI AMANAH..

@BilikIlmu_769SAFT

0 comments:

Metafizik

Jadilah seperti pohon bambu

6:44 PM Rashidah Abd Hamid 0 Comments

Tahukah anda bahwa pohon bambu tidak akan menunjukkan pertumbuhan berarti selama 5 tahun pertama?

Walaupun setiap hari disiram & dipupuk, tumbuhnya hanya beberapa puluh centimeter saja.

Namun setelah 5 tahun kemudian, pertumbuhan pohon bambu sangat dahsyat & ukurannya tidak lagi dalam hitungan centimeter melainkan meter.

Lantas sebetulnya apa yang terjadi pada sebuah pohon bambu ???

Ternyata selama 5 tahun pertama, ia mengalami pertumbuhan dahsyat pada akar (BUKAN) pada batang, yang mana daripada itu, pohon bambu sedang mempersiapkan pondasi yang sangat kuat, agar ia bisa menopang ketinggian nya yang berpuluh puluh meter kelak di kemudian hari.

MORAL OF THE STORY
Jika kita mengalami suatu hambatan & kegagalan, bukan berarti kita tidak mengalami perkembangan, melainkan justru kita sedang mengalami pertumbuhan yang luar biasa di dalam diri kita.

Ketika kita lelah & hampir menyerah dalam menghadapi kerasnya kehidupan, jangan pernah terbersit pupus harapan.

Ada pameo yang mengatakan “The hardest part of a rocket to reach orbit is to get through the earth’s gravity.” (“Bagian terberat agar sebuah roket mencapai orbit adalah saat melalui gravitasi bumi.”)

Jika kita perhatikan, bagian peralatan pendukung terbesar yang dibawa oleh sebuah roket adalah jet pendorong untuk melewati atmosphere & gravitasi bumi.

Setelah roket melewati atmosphere, jet pendorong akan dilepas & roket akan terbang dengan bahan bakar minimum pada ruang angkasa tanpa bobot, melayang ringan, & tanpa usaha keras.

Demikian pula dengan manusia, bagian TERBERAT dari sebuah KESUKSESAN adalah di saat awal seseorang MEMULAI USAHA dari sebuah perjuangan, karena segala sesuatu terasa begitu BERAT & PENUH TEKANAN.

Namun bila ia dapat melewati batas tertentu, sesungguhnya seseorang dapat merasakan segala kemudahan & kebebasan dari tekanan & beban.

Namun sayangnya, banyak orang yang MENYERAH disaat tekanan & beban dirasakan terlalu berat, bagai sebuah roket yang gagal menembus atmosphere.

Buya Hamka berkata “Kalau hidup sekedar hidup, babi di hutan juga hidup & kalau kerja sekedar kerja, kera juga bekerja”.

Ketika pohon bambu ditiup angin kencang, ia akan merunduk, tetapi setelah angin berlalu, dia akan tegak kembali, laksana perjalanan hidup seorang manusia yang tak pernah lepas dari cobaan & rintangan.

Maka jadilah seperti pohon bambu !!!

Fleksibilitas pohon bambu mengajarkan kita sikap hidup yang berpijak pada keteguhan hati dalam menjalani hidup, walaupun badai & topan menerpa.

Tidak ada kata menyerah untuk terus tumbuh, tidak ada alasan untuk terpendam dalam keterbatasan, karena bagaimanapun pertumbuhan demi pertumbuhan harus diawali dari kemampuan untuk mempertahankan diri dalam kondisi yang paling sulit sekalipun.

Pastikan dalam hari hari ke depan, hidup kita akan *MENJULANG TINGGI & menjadi PEMBAWA BERKAT* bagi sesama, seperti halnya pohon bambu


#auraenergy769
#zainrichss769
#769SAFT

0 comments:

Metafizik

Langkah menuju syurga

7:05 AM Rashidah Abd Hamid 0 Comments

LANGKAH MENUJU SYURGA...

Langkah ini membuat aku kagum hingga aku pilih untuk aku bagikan kepada orang yang aku cintai. Ada 5 perkara kita semua pasti inginkan serta berusaha untuk mendapatkannya:

1. Wajah yang cantik.

2. Duit berjuta-juta.

3. Sihat dan kuat.

4. Anak-anak yang patuh serta berjaya.

5. Tidur nyenyak tanpa ubat penenang.

Hal itu mudah kita perolehi, hanya perlukan waktu 15 minit saja.

Bagaimana caranya???
Nabi SAW bersabda:

1. Barangsiapa yang tinggalkan solat Subuh maka wajahnya tak akan ada cahaya.

2. Barangsiapa yang tinggalkan solat Zohor nescaya tak ada keberkatan dalam rezekinya.

3. Barangsiapa yang tinggalkan solat Asar nescaya tak ada kekuatan dalam jasadnya.

4. Barangsiapa yang tinggalkan solat Maghrib nescaya tak ada buah atau hasil yang boleh dipetik dari anak2nya.

5. Barangsiapa yang tinggalkan solat Isya' tak ada kenyamanan dalam tidurnya.

Tahu kenapa kalimah 'Laa ilaaha Illallah' tidak sampai menggerakkan bibir jika diucapkan??

Sebab ini adalah rahmat dari Allah swt ke atas orang Islam, supaya jika maut menghampiri dengan mudah ia menyebutkan kalimah itu.

Mudah-mudahan tangan yang mengirim dan menyebarkan ini kelak tidak susah untuk melafazkan kalimah Laa ilaaha Illallah.

“Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.”
(Hadis sahih R. Al-Bukhari no. 657 dan Muslim no. 651)

Keterangan

Waktu Subuh adalah waktu yang paling baik untuk mendapatkan rahmat dan ridha Allah. Allah berfirman,”Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya, dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia, dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” 
(QS Al-Kahfi: 28).

Keutamaan shalat Subuh yang lain adalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala kelak akan memberikan pahala yang melebihi keindahan dunia dan isinya.

Dari 'Iyadh bin Himar r.a katanya:

"Bahawa Rasulullah SAW besabda (mafhumnya):
Penghuni syurga ada tiga golongan: orang yang mempunyai kekuasaan yang adil, baik terhadap orang lain, dan sentiasa ditunjuki ke arah kebaikan; seseorang yang berkasih sayang dan berhati lembut terhadap kaum kerabat serta Muslim; dan orang yang menjaga diri daripada rezeki yang haram dan tidak meminta-minta serta menanggung keluarganya (dalam keadaan yakin dengan pemberian Allah SWT."
[Hadis Sahih Riwayat Muslim]

Keterangan:

Hadis ini menyatakan dengan jelas bahawa di syurga hanya terdapat tiga golongan sahaja. Adakah kita termasuk di dalam golongan tersebut.? Hanya diri sendiri yang tahu jawapannya.....Aamiin x3

Wallahu' Alam Ya Allah

(Ringkasan Riyadhus Shalihin Imam An-Nawawi)

0 comments:

Metafizik

Kata mutiara Saidina Ali R.A

3:54 AM Rashidah Abd Hamid 0 Comments

"KATA MUTIARA SAIDINA ALI R.A."

Saidina Ali merupakan yang termuda diantara 4 Khulafa ar-Rasyidin. Beliau merupakan contoh terbaik untuk menunjukkan bahawa golongan muda ini jikalau diberikan pendedahan yang baik dan kepercayaan untuk menerajui, pasti akan membuahkan hasil yang baik.

Saya ingin mengulas sedikit kata mutiara Saidina Ali di bawah:

1.''Hate no one, no matter how much they've wronged you.''
Jangan dibelenggu rantai kebencian. Kebencian ini salah satu penyakit hati dan jikalau penyakit itu hadir, tiadalah lain kecuali Allah menambahnya. Penyakit hati ini tiada penawar lain melainkan Al-Quran.

2. ''Live humbly, no matter how wealthy you become. ''
Hidup secara sederhana dan berendah diri. Kesenangan juga merupakan suatu ujian. Dan perlu sentiasa beringat semuanya milik Allah dan bila-bila masa Dia boleh menariknya kembali. Jikalau ada Nabi yang diuji Allah dengan kesenangan dan kesusahan, apa pula istimewanya kita?

3. ''Think positively, no matter how hard life is.''
Ambil positif dari yang negatif. Kita hanya akan mampu capai apabila kita mengamalkan sikap terbuka, berlapang dada dan minda yang luas.

4. ''Give much, even if you've been given little.''
Jika ada lebih, berilah lebih walaupun yang kita terima itu kurang. Rezeki kita bukannya datang dari manusia tetapi Allah. Manusia itu hanyalah medium pemberian. Ketahuilah juga dengan memberi sebahagian itu adalah suatu proses penyucian diri.

5. ''Keep in touch with the ones who have forgotten you, and forgive who has wronged you, and do not stop praying for the best for those you love.''
Hubungan silaturrahim sesama kita wajib dijaga, yang jauh dan yang dekat, dengan teknologi boleh berhubungan maka tiada alasan. Maafkanlah dan sentiasa mendoakan yang terbaik sesama insan.

Pada saya 5 perkara ini ialah asas ketenangan jiwa. Jiwa yang tenang menghasilkan 'vibe' dan aura yang tenang. Dalam keadaan tenang, pelbagai keputusan kita dibuat dengan baik.
Selamat beramal dan kembalikanlah ketenangan jiwa kita.

Jamalee Bashah

0 comments:

Metafizik

Tahajjud Cinta

2:59 AM Rashidah Abd Hamid 0 Comments

*Tahajjud Cinta*

Tafakur di kala pagi syahdu
Sejadah cinta terbentang indah
Munajat kasih iringan wudhu
Mendamba rahmah menagih barakah
Munajat kasih beralun perlahan
gerak berpadu irama alam
tahajud cinta bersama tuhan
memohon doa iringan salam
bingkas bangun dari lamunan
kiblat suci menjadi saksi
malam berseri dgn ketaatan
sunnah nabi sebagai aspirasi
rayuan kasih munajat cinta
menadah tangan sekudus hati
doa dipohon hajat dipinta
rahmat  diminta sampai mati
ketika cinta bertasbih
gugur titisan mutiara kasih
zikir sufi terpahat jernih
suci hati rohani bersih
ketika cinta mula bertasbih
basah lidah khusyuk munajat
tahajud cinta hamparan kasih
moga Allah kabulkan hajat
tahajud cinta bersama tuhan
sujud bertasbih di mihrab cinta
ayat-ayat kasih dialun perlahan
memuji Ilahi rahmat dipinta

Hanya PadaMu, Aku Kembali

Demi jiwaku yang berada di tanganMu,
cintaku, nyawaku, hidupku hanyalah untukMu! Kuserahkan apa adanya bersaksikan Engkau, Tuhanku yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang!

Ya Allah, tiadalah Engkau menguji hambaMu dengan seberat-berat ujian, yang bersesuaian dengan dirinya, melainkan hanyalah untuk menyedarkan hambaMu ini akan ketidakupayaannya sebagai hamba yang tiada sebarang daya kuasa untuk melakukan apa jua pun, melainkan hanya dengan penyerahan diri, akal fikiran dan hati secara total kepadaMu.

Dengan pengharapanku hanya padaMu wahai Allah,
Tuhanku yang Maha Mengetahui segala yang terbaik buatku,
Tuhanku yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang sentiasa 'menerima' diri ini yang seringkali lalai dan hanyut dalam lautan cinta duniawi dan demi Tuhanku yang Maha Bijaksana dalam merencana segala penyelesaian bagi setiap permasalahanku.

Tetapkan hatiku dalam meyakini bahawa segala ketentuanMu adalah yang terbaik buatku melalui penyerahanku penuh ikhlas kepadaMu.

Ampuni aku, bimbinglah aku, dan pilihlah aku kerana cintaMu!

0 comments:

Metafizik

Kenapa masih bersifat LANGIT??

1:00 PM Rashidah Abd Hamid 0 Comments

Assalammualaikum...

Manusia asal dari tanah,
Makan dari hasil tanah,
Berdiri di atas tanah,
Akan kembali kepada tanah,

Tapi....

Kenapa masih bersifat LANGIT??

Benar, MASIH BERJALAN MENDONGAK KE LANGIT tanpa memandang ke tanah..Asal kita

Saat melihat kehidupan orang lain lebih indah dari kita, janganlah mengeluh atau memperbandingkannya… 

Setiap dari kita ujiannya tidak sama..
sebaliknya, bersyukurlah dengan apa sahaja kurniaan yang Allah beri pada kita supaya dia tambahkan lagi

Salam zohor 😊

0 comments:

Metafizik

Syair Ma'rifat Diri

12:51 PM Rashidah Abd Hamid 0 Comments

Dengan Bismillah Aku Mulai
Membuka Syair Ma’rifat Diri
Agar Mengenal Siapa Diri
Apakah Manusia , Allah Atau Nabi

Tiap Hari Aku Mencari
Di rumah Guru Dan Kiyai
Agar Dapat Mengenal Illahi
Tapi Ilmu Syariat Yang Kudapati

Mulai Aku Mengenal Diri
Satu Persatu Aku Pelajari
Mulai Kulit – Bulu – Sampai Ruh Idafi Ternyata Sehelai Rambutpun Tak Kumiliki

Barang Siapa Dirindukan Sorga
Dengan Mudah Mendapat
Amal Solat Tiada Artinya
Bila Hati Syirik Kotor Jiwanya
Juga Niat Mencari Pahala
Jadi Munafiq, Kan Nyata Kelihatannya

Kalau Bertemu Rindukan Bulan
Tunjukkan Muka Taruh Didepan
Pantang Mundur Pahlawan Tuhan
Mati Syahid Menjadi Jaminan

Hilangkan Ke-aku-an mu
Kalau Engkau Sudah Bertemu
Allah Itu Tiada Tentu
Yang Ada Itu Hanyalah Kamu

Jangan Engkau Bertaklid Buta
Menuju Pimpinan Asal Semula
Mari Kita Menuju Dia
Tuhan Allah Tanpa Perantara

Biar Hina Kerjaan Dunia
Tauhidnya diambil Asal Sempurna
Kurang Amalnya Bukanlah Ukurannya Siapa Benar, Itu Yang Diterima

Iru Iru Padang Sibundan
Patah Bilah Si Ular Lidi
Janganlah Ragu Mencari Tuhan
Rahasia Allah Di dalam Diri

Tuhan Allah Telah Berperi
Setiap Insan Sudah Diberi
Asalkan Dia Sudi Mencari
Tenangkan Diri Tengoklah Hati

Jangan Susah Mencari Bilah
Bilah Ada Dibatang Buluh
Jangan Susah Mencari Allah
Rahasia Nya Ada Di dalam Tubuh

Tidak Susah Mencari Bilah
Bilah Didapat Dibuat Kipas
Tidak Susah Mencari Allah
RahasiaNya Ada Di dalam Nafas

Wahai Saudara Handai Taulan
Mengenal Diri Janganlah Enggan
Malu Bertanya Sesat Di jalan
Di akhirat Nanti Pasti Dapat Siksaan

Pertama Air Dijadikan Zat Allah
Kedua Tanah Dijadikan Sifat Allah
Ketiga Api Dijadikan Sirrullah
Keempat Angin Dijadikan Wujud Allah

Habislah Sudah Goresan Hati
Membuat Syair Sindiran Wali
Perbaiki Akhlak Budi Pekerti
Pasti Ke syurga Kita Kembali

0 comments:

Metafizik

Kisah Imam Shafie dan anak muridnya Yunus ibn Abdal

9:30 AM Rashidah Abd Hamid 0 Comments

Bismillah....

Suatu ketika di dalam kelas pengajian Tuan Guru Imam Shafei,  muridnya, Yunus ibn Abdal Al-A'la telah berbeza pendapat dengan Tuan Imam di dalam satu isu.  Yunus telah marah lantas meninggalkan kelas dan pulang ke rumah.

Malam itu,  Yunus terdengar seseorang mengetuk pintu rumahnya.  Beliau menanya siapa yang mengetuk pintu itu. Pengetuk pintu itu bersuara "Muhammad Bin Idris!" Yunus menyangkakan seorang kawan lain bernama sedemikian tanpa terlintas dihatinya bahawa ini namanya Imam Shafei. Yunus agak terkejut bila didapati yang datang itu Imam Shafei sendiri.

Tuan Imam berkata "Wahai Yunus,  beratus² isu telah menyatukan kita, mengapa hanya 1 isu telah memecah-belahkan kita?

Janganlah mengejar kejuaraan dalam semua perselisihan,  kadang² memenangi hati itu lebih penting dari memenangi keadaan.

Jangan hancurkan jambatan yang telah kamu bina dan telah menyeberanginya,  kelak kamu mungkin memerlukannya lagi ketika kamu

Selalulah bencikan kesalahan bukan bencikan pesalah

Bencikan dosa sepenuh hatimu tetapi maafkanlah dan kasihi si pendosa

Kritikkanlah syarahan tetapi hormati pensyarah.  Kerja kita ialah untuk mematikan penyakit bukan mematikan pesakit.

Inilah sebenar²nya nasihat.
Mudah untuk menghilangkannya.
Mudah untuk membakar jambatan
Mudah untuk membenci seseorang
Mudah untuk berdendam dengan seseorang.
Tetapi apakah kesudahan yang akan kita dapati? 
Hanya menambahkan kepahitan dan tiada hasil apa²

0 comments:

Metafizik

Ujian permulaan kejayaan

7:14 AM Rashidah Abd Hamid 0 Comments

Bismillah...

Assalamualaikum dan selamat pagi semua, apa khabar hari ini, dah sarapan...masih hidup, jom kita sama sama lafazkan SUBHANALLAH, ALHAMDULILLAH, ALLAHUAKBAR.

Surah 2 ayat 115,
"Hadaplah wajahmu ke mana arah sekalipun tetap nampak Allah"

PANDANGLAH YANG BANYAK KEPADA YANG SATU
PANDANGLAH YANG SATU KEPADA YANG BANYAK
PANDANGLAH YANG SATU KEPADA YANG SATU

Sama-sama kita renung-renungkan.

Ujian Permulaan Kejayaan!

"Hilang sesuatu demi memiliki sesuatu"

Berbaloi jika ianya jauh lebih baik...

Apabila menghadapi situasi yang perit itu adalah UJIAN kerana ujian tidak akan diberi kepada yang tidak mampu menyelesaikan, sekiranya berjaya menghadapi itu tandanya PERMULAAN kepada EPISOD KISAH KEJAYAAN

Assalamualaikum.

Selamat Pagi insan positif.


0 comments:

Nota Xifu Ihsan

Tips memilih keserasian

8:33 PM Rashidah Abd Hamid 0 Comments


Assalamualaikum & Selamat malam

🛫🛫 Jom sambung kelas

*TIPS MEMILIH KESERASIAN*
GAYA METAFIZIK SC PERNOMBORAN
=========================

Kaedah ini tuk melihat keserasian antara :-
✔️ Pasangan
✔️ Anak
✔️ Founder
✔️ Partner perniagaan

Kebaikan kaedah ini, kita blh lihat kenapa partner kita cepat marah, *tikam belakang*, tidak setia.

Tuk *SUAMI ISTERI* lebih cepat kita tahu kelemahan, lebih cepat kita blh terima hubungan & lebih redha ingin membantu pasangan kita. Insyallah.

Contoh pengiraan 

Contoh 1:-
Lelaki Asas 4
Perempuan Asas 7

4+7= 2 (intim)

Contoh 2 :-
Partner 1: Asas 3
Partner 2 : Asas 3
Partner 3 : Asas 6

3 + 3 + 6 = 3 (hot)

*Pasangan Ideal* adalah yang apabila campur ke semua no asas pasangan adalah :

👍 *No 2*
👍 *No 4*
👍 *No 6*
👍 *No 7*
👍 *No 9*

Jika asas yang dicampur menjadi no berikut agak kurang ngam.

*No 5* ( kurang serasi)
*No 1* ( sama2 degil dan ego)
*No 3* ( hot ckit)
*No 8* ( tanggungjawab tapi kaya)

#xifuihsan
#cikgukiky
#aura769

0 comments:

Metafizik

Mulianya manusia kerana redha Allah

3:46 PM Rashidah Abd Hamid 0 Comments

Bismillah...

Di zaman yang tidak menentu sekarang ini dan ke arah penyusunan semula diri dan kewangan. Sila selak semula modul MSP + NBI dan seni kewangan. Mulai tanda semula buku 555. Sifu dah ajar sejak 3 tahun lepas lagi. 

Semoga Allah buka ilham dan melimpahi rezeki pada kalian semua. Jatuh naik itu perkara biasa. Tapi kelalaian adalah punca segalanya. Tu belum kira Istiqamah dan bersabar.

InshaAllah.

Soalan :
Sifu, kenapa Impian dan Doa tidak tertunai?
Ulangkaji di sini

WAFIAMFUSIKUM AFALA TUBSHIRUN (Dan pada diri kamu sendiri kenapa kamu tidak mahu melihat dan memikirkannya).

Sifu tak mahu ada wave negative di dalam circle sifu ini, bukan HAK KITA NAK MENILAI DAN MENGHUKUM ORANG, bukan sifu tak boleh nak bersoal jawab, cuma sifu tak mahu buang masa.
Kita sendiri pun tak tahu duduk mana lagi di sisi Allah.

Kita semua ini BUKAN BAIK sangat pun, cuma ALLAH TUTUP AIB KITA SAHAJA..

Bila kita rasakan diri kita sudah ahli syurga, itu namanya UJUD, RIAK DAN TAKABBUR...ini namanya MENYEKUTUKAN ALLAH.

Bismillah...

Mulianya manusia kerana redha Allah dan atas rahmat kasih sayangNya.

Kaya raya bukan untuk dipandang mulia tapi ujian menguruskan harta.
Warak bukan untuk dipandang mulia tapi ujian hati dalam melalui jalan amal.
Ilmu tinggi bukan untuk dipandang mulia tapi ujian mengalirkan ilmu dan ramai dapat manfaat.
Sihat gagah dan cantik bukan untuk dipandang mulia tapi ujian dalam bersyukur bila berasa lebihnya diri.

Semuanya berkisar haluan diri sendiri dan hidup ini kita membayar nilai amanah. 
Lagi tinggi pandangan maka besarlah ujian dan tanggungjawab amanah masing masing.

0 comments:

Metafizik

Valet Doa percuma

11:54 AM Rashidah Abd Hamid 0 Comments

VALET DOA PERCUMA....😁😁

Tak perlu buang duit untuk bayar valet doa mahal-mahal. Bid'ah semua tu.

Hari Jumaat ni, adalah hari yang afdhal untuk berdoa.

Diantara kelebihan hari Jumaat dan waktu yang paling mustajab doa:

1. Hari Jumaat penghulu segala hari,sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang bermaksud: “Sesungguhnya hari Jumaat adalah penghulu segala hari dan hari yang paling besar di sisi Allah, iaitu hari yang lebih besar daripada Hari Raya Aidil-Adha dan Hari Raya Aidil-Fitri. Pada hari Jumaat itu terdapat lima kejadian, iaitu hari yang dijadikan Adam dan beliau diturunkan dari Syurga ke muka bumi dan pada hari itu juga wafatnya Adam, Allah mengurniakan satu saat doa-doa dikabulkan kecuali doa-doa maksiat dan pada hari Jumaat juga terjadi hari Kiamat”. (HR Ibnu Majah)

2. Berwuduk, datang ke masjid, dengar khutbah Jumaat dan tidak bercakap-cakap menghapus dosa. Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud: “Sesiapa yang berwuduk dan kemudian dia pergi ke masjid untuk menunaikan Solat Jumaat, lalu mendengar (khutbah) dan tidak bercakap-cakap (ketika khatib berkhutbah), dihapuskan dosa-dosanya yang ada di antara hari Jumaat dan hari Jumaat berikutnya”. (HR Muslim)

3. Doa makbul, sabda Rasulullah SAW yang bermaksud: “Pada hari Jumaat terdapat satu waktu yang tidaklah seorang hamba yang memohon sesuatu kepada Allah melainkan Allah akan mengkabulkannya. Carilah ia di akhir waktu selepas Asar”. (HR Abu Daud)

4. Solat Jumaat menghapus dosa, sabda Rasulullah SAW yang bermaksud: “Solat lima waktu, Jumaat ke Jumaat dan Ramadan ke Ramadan, semuanya adalah penghapus dosa-dosa di antara kedua-duanya selama dosa-dosa besar tidak dikerjakan”. (HR Imam Muslim)

5. Doa makbul di antara dua khutbah, sabda Rasulullah SAW yang bermaksud: “Pada hari itu terdapat suatu masa di mana seorang hamba mukmin apabila meminta (berdoa) kepada Allah sesuatu kebaikan melainkan Allah memakbulkan doanya atau ia meminta Allah melindunginya daripada sesuatu kejahatan melainkan Allah melindunginya daripada kejahatan.” (HR At-Tirmizi)

6. Jumaat hari paling baik, sabda Rasulullah SAW yang bermaksud: “Hari paling baik di mana matahari terbit pada hari itu adalah hari Jumaat, pada hari itu Adam AS diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam syurga, serta diturunkan dari syurga, pada hari itu juga kiamat akan terjadi pada hari tersebut terdapat suatu waktu di mana tidaklah seorang mukmin solat menghadap Allah mengharapkan kebaikan kecuali Allah akan mengabulkan permintaannya.” (HR Muslim)

7. Mandi hari Jumaat, Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Hari ini adalah hari besar yang Allah tetapkan bagi Umat Islam, maka siapa yang hendak menghadiri solat Jumaat hendaklah mandi terlebih dahulu.” (HR Ibnu Majah)

Gunakan ruang waktu tu untuk submit doa kita..

Percuma pulak tu.

#salamjumaat
#zainrichss769
#auraenergy769

0 comments:

Bilik Ilmu Tribe #769SAFT

Lailatul Qadar

7:27 AM Rashidah Abd Hamid 0 Comments


Apakah erti Lailatul Qadar ? 

Mengikut pengertian bahasa perkataan laila bermaksud malam.  Manakala perkataan Qadar pula  bermaksud mubarokatin (keberkatan) atau saat yang diperingati.  Jika kedua-dua perkataan itu digabungkan, ianya maksud Lailatul Qodar iaitu malam keberkatan atau malam yang diperingati. 

Mengikut tafsiran ilmu makrifat perkataan Laila merujuk kepada jahil, manakala perkataan Qadar pula merujuk kepada berilmu (alim).  Jika kedua-dua perkataan itu digabungkan, ianya membawa maksud iaitu dari bersifat seorang yang jahil kembali bertukar kepada seorang alim yang berilmu. Iaitu terbuka hijab pintu hatinya daripada seorang yang tidak mengenal Allah ianya berubah kepada seorang yang mengenal Allah swt. Saat mengenal Allah itulah yang dikatakan saat keberkatan dan saat-saat yang tidak akan dapat dilupakan buat selama-lamanya. 

Ianya juga membawa maksud, daripada suasana gelap dzulmat, hitam kotor, dan jahil fasiq hatinya dari ilmu makrifat bertukar kepada suasana yang gemilang sirna cahaya keberkatan yang amat terang benderang hatinya setelah mendapat ilmu mengenal Allah.  Daripada bersifat jahil bertukar kepada sifat mengenal dirinya dan bertukar kepada mengenal Allah. 

Dari asalnya bersifat fasiq (tidak mengenal Allah), kini bertukar dan berubah kepada seorang yang bersifat alim (mengenal Allah).  Inilah pengertian malam Lailatul Qadar yang sebenar. Kebanyakkan dari kita, bila sebut sahaja malam Lailatul Qadar yang mereka ingat hanya keajaiban pada bulan Ramadhan.  Seumpama perigi yang kering akan menjadi penuh (melimpah). 

Pokok kayu-kayan akan jadi tunduk (rebah) menyembah bumi, angin dan burung yang sedang berlalu, akan jadi berhenti dan sebagainya.  Sedangkan intisari daripada maksud Lailatul Qadar itu, sebenarnya bermaksud dari sifat seorang yang buta mata hatinya bertukar kepada cerah mata hatinya kerana memandang dan mengenal Allah. 

Menurut Asy Sya'rani, menterjemahkan erti dan makna Lailatul Qadar itu sebagai "SUASANA HATI" Berkata lagi beliau ;- "Apabila engkau ingin hatimu hidup, iaitu hidup yang tidak ada mati sesudahnya lagi, maka keluarlah engkau dari menyandarkan harapan kepada makhlok.  Matikan hawamu dan irodatmu. 

Di waktu itulah engkau mulai akan diberi oleh Allah hidup yang sejati, hidup yang tidak ada mati sesudahnya lagi.  Pemberian yang tidak ada henti-hentinya lagi.  Lalu diangkat nilai engkau dalam hati hamba-hambanya. Sehingga engkau tidak akan sesat untuk selama-lamanya." Apakah erti hidup yang tiada mati sesudahnya ? 

Erti hidup yang tiada mati itu, adalah merujuk kepada ilmu mengenal Allah.  Sesudah kita berjaya sampi kepada tahap ilmu mengenal Allah, ilmu itu akan tetap hidup di dalam hati-hati kita untuk selama-lamanya, yang tidak akan ada kesudahannya. Dan tidak akan pernah padam dan terhapus dari ingatan hati kita buat selama-lamanya. Wajah Allah inilah yang akan kita bawa sampai kehari kiamat dan hari mengadap Allah Ta'ala. 

Apabila kita telah berjumpa dengan ilmu mengenal Allah,  ingatan hati kita kepada Allah tidak akan pernah terlupus, walaupun sesaat, walaupun ketika jasad sedang tidur. Sesudah kita mengenal Allah (Mendapat Lailatul Qadar) iktikad atau pegangan hati kita, akan berubah sepenuhnya, daripada bersifat gelap kepada terang, daripada bersifat mati hati bertukar kepada hati yang sentiasa hidup.

Yang tetap hidup tiada mati itu, adalah ingatan kita kepada Allah, ianya akan tetap hidup di hati kita, yang tidak akan ada matinya, bukan bermakna tidak mati jasad, tetapi tidak mati ingatan kita kepada Allah. Bagi yang mendapat Lailatul Qadar ia juga tidak akan sesat selamanya. Apabila ingatan kita kepada Allah tidak pernah mati dan tidak pernah padam, di situlah segala kebesaran Allah, akan dapat kita miliki dan menjiwainya dengan penuh pengertian.

Pengertian itu nantinya akan terzahir keluar, sehingga melimpah ruah. Rasanya seumpama kita ini kaya, yang kekayaannya itu, tidak akan menemui jalan kemiskinan. Kelazatan zuk yang tidak pernah menemui jalan luntur. Iaitu kaya dengan sifat sabar, taat, patuh, tawakal, takwa dan sebagainya.  Pemberian kekayaan seumpama itu, akan berterusan dan berpanjangan hidupnya di dalam hati-hati kita, selagi akal masih bersifat waras kepada Allah. 

Inilah intisari maksud Lailatul Qadar yang sebenar-benarnya. Perjalanan dari bersifat gelap menuju kepada yang bersifat terang. Dari bersifat mati ingatan bertukar kepada bersifat ingatan kepada Allah sentiasa hidup. Apabila ingatan kita kepada Allah sentiasa hidup, ingatan kepada makhluk, dengan sendirinya ajan mati dan terpadam. Mati hawa nafsu, mati kehendak dan mati keinginan selain Allah. 

Mati harapan kepada makhluk, bertukar harapan kepada Allah. Daripada bersifat sayangkan makhluk, menuju kepada bersifat sayangkan Allah. Menurut Jalaluddin Rumi pula menterjemahkan Lailatul Qadar itu sebagai "DIRI YANG TELAH TERJUAL". Berkata lagi beliau :- "Allah telah membeli jiwa kita, untuk Dia, bayarannya adalah syurga.  Sebab itu tidak seorang pun yang dapat membelinya dan menawarnya sampai akhir zaman. 

Suatu barang yang tidak boleh dijual dua kali. Bagi yang mendapat Lailatul Qadar, diumpamakan dirinya telah terjual dan telah tergadai kepada Allah.  Setelah kita serahkan dan mengembalikan diri kita kepada Allah. Ianya tidak boleh lagi diambil balik.  Setelah pertama kali dijual, ia tidak boleh dijual buat kali kedua. Inilah kedudukan iktiqad atau pegangan hati orang makrifat, ysng tidak ada duanya berbanding Allah. 

Sekali kita berserah diri kepada Allah, jangan hendaknya berpatah balik. Pupuklah hati supaya buah tawakkal dan buah berserah boleh bercambah dengan subur. Bagi yang mendapat anugerah Lailatul Qadar, jiwa dan raganya telah dibeli Allah. Setelah dirinya dibeli Allah tidak ada makluk lain lagi yang dapat membelinya lagi selain dari Allah.  Walaupun dibeli dan ditukar ganti dengan pangkat besar, rumah besar, kereta mewah dan kekayaan wang ringgit. 

Allah tidak akan menjualnya semula kepada makhluk, walaupun dengan harga yang mahal. Begitu juga dengan mereka yang mengenal Allah (yang mendapat anugerah Lailatul Qadar) mereka tidak akan berpaling lagi dari Allah. Walaupun didatangi musibah, penyakit, kemiskinan dan kepayahan hidup, mereka tidak akan berpaling dari berserah diri dan bertawakkal kepada Allah. Tidak ada lagi erti kecewa dan erti penyesalan di hati mereka yang mengenal Allah. 

Hatinya kepada Allah tetap utuh dan tidak mudah terpesong dengan kekayaan dan kemewahan.  Mereka sedar bahawa, yang diri mereka itu, telah dibeli Allah dan kita pula telah menjualkannya kepada Allah. Akad jual beli diantara kita dengan Allah telah dikira selesai. Segala sifat, kelakuan, asma', dan zat yang mendatang di atas diri kita ini, dianggap telah terjual dan bukan lagi menjadi milik kita.  

Semua sifat yang mendatang telah dianggap seumpama anugerah dari Allah kepada kita, kita ini tidak ubah selaku pelakon, yang cuma sekadar melakonkannya sahaja, dari apa yang dianugerahkan oleh Allah kepada kita. Oleh itu terimalah segalanya dengan ucapan terima kasih.  Inilah erti dan pengertian Lailatul Qadar menurut kaca mata ilmu makrifat. Kita sebenarnya telah mati dan telah menjual sifat perangai, sifat jasad, sifat nama, dan sifat zat kita kepada Allah.

Jual sifat ego, sifat marah, tinggi diri, dengki, tamak harta dunia, menyesal, putus asa, dunia, akhirat, dan sebagainya. Kita serah segala-galanya ke atas kebijaksanaan Allah, Allahlah yang menentukan dan mengaturkan kehidupan kita. Firman Allah :- 97.Surah Al-Qadr (Verse 4)تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ "Pada Malam itu, turun malaikat dan roh padanya,  dengan izin Tuhan mereka, kerana membawa dari tiap-tiap perentah" Roh kita telah ditugaskan bagi membawa perintah Allah.

Di antara perintah itu adalah supaya roh membawa segala sifat anggota pancaindera, perangai yang dilakukan oleh anggota, nama yang dipanggil kepada anggota dan zat roh itu sendiri, supaya dapat dikembalikan semula hak Allah kepadanya. Bermulah Lailatul Qadar itu, adalah di saat diri kita dijual dan diserahkan kembali kepada Allah. Dengan ini jugalah bermulanya sejarah diri (roh) kita telah dibeli dan terjual kepada Allah. 

Iaitu di saat kita mengenal roh dan mengenal Allah. BILAKAH MASA BERLAKUNYA LAILATUL QADAR? Mengikut setengah golongan masyarakat, ada yang mengatakan bahawa, masa berlakunya malam Lailatul Qadar itu pada malam 27 Ramadhan. Ada pula yang mengatakan pada malam 17 Ramadhan dan ada pula yang mengatakan 10 malam terakhir Ramadhan. Mengikut pandangan ilmu makrifat, bila masa, bila tarikh, di mana tempat dan kepada siapa ianya berlaku, sedikit pun tidak menarik perhatian dan menajadi keutamaannya.  Sesungguhnya Lailatul Qadar itu boleh berlaku pada bila-bila masa, pada sebarang tempat dan kepada sesiapa sahaja yang dikehendaki Allah swt. Tidak semestinya pada tanggal-tanggal seperti tersebut. 

Apababila sampai masa dan ketikanya, hati seseorang itu akan dibuka Allah untuk menerima kesedaran yang luar biasa (Lailatul Qadar), ianya tidak kira tarikh atau haribulan.  Ianya ditentukan bilamana kita mengenal Allah, tidak kiralah melalui apa cara sekalipun. Masa dan tarikh berlakunya Lailatul Qadar itu apabila bertukarnya hati seorang yang jahil, kepada seorang yang berilmu mengenal Allah.  Itulah yang dikatakan masa dan tarikh Lailatul Qadar. 

Inilah yang dikatakan hari keberkatan dan hari yang diperingati ( Lailatul Qadar ). Bagi ahli makrifat tidak ada hari yang lebih berkat dan lebih diperingati selain dari masa, tarikh, dan hari mereka dapat mencapai tahap mengenal Allah swt. Inilah yang dikatakan hari barokah, hari yang diperingati, hari terang benderang seumpama hari seribu bulan.  Itulah hari Lailatul Qadar yang sebenar. Menurut suluhan dan takrifan makna ilmu makrifat. Malam Lailatul Qadar itu akan muncul bukan sahaja pada waktu bulan Ramadhan, bukan hanya tertuju kepada malam 7 likur, atau malam 27 atau malam 17 Ramadhan sahaja.

Tetapi Lailatul Qadar itu, akan berlaku pada bila-bila masa yang dikehendaki Allah swt. Tidak kira siang atau malam, tidak kira bulan atau tahun. Tertakluk kepada Allah Yang Maha Berkuasa kepada sesiapa yang dikehendakinya. BOLEHKAH PERISTIWA LAILATUL QADAR MERUBAH HATI SECARA TIBA-TIBA ? Lailatul Qadar boleh berlaku bila-bila masa, samada semasa menunaikan ibadah sembahyang, sedang mendengar syarahan guru, sedang berjalan, bertafakur, bermunajat, menadah tangan, bangun tidur, di dalam tidur, ketika sedang menangis, dalam keadaan rasa penyesalan, semasa berada di dalam kurungan penjara, semasa sedang suka dan sebagainya. 

Ada setengah dari mereka, mencapai Lailatul Qadar ketika mengikuti usungan jenazah ke kuburan, sewaktu mencari rotan di dalam hutan belukar yang sunyi, ada yang mencapainya ketika sedang membaca kitab suci Al-Quran, ada melalui musibah yang menimpa dan ada melalui berbagai-bagai cara.  Terpulang kepada masa, tempat dan siapa yang dikehendaki Allah swt. 

Tidak kurang pula yang mendapat Lailatul Qadar itu, semasa mengerjakan ibadat puasa, sewaktu bersembahyang malam, sembahyang hajat dan sewaktu bermunajat di malam hari ketika orang sedang nyenyak tidur.  Tidak menjadi kesalahan mendapat Lailatul Qadar dengan cara ibadah seumpama di atas, malah digalakkan dalam Islam.  Tetapi jangan sampai ianya dijadikan satu kemestian turunnya Lailatul Qadar. Harus di ingat bahawa pekerjaan ibadah tidak menjanjikan datangnya Lailatul Qadar.

Perbuatan ibadah itu hanya salah satu kaedah datangnya Lailatul Qadar. Ibadah adalah kewajipan biasa, bukannya pekerjaan yang luar biasa walaupun bertahun beribadah di dalam gua di tengah-tengah hutan belantara sekalipun, jika tidak melalui ilmu mengenal Allah, tidaklah ia mencapai Lailatul Qadar.  Lailatul Qadar itu hanya akan berlaku apabila hati seseorang mencapai tahap mengenal Allah.  Bilamana sampainya kehendak Allah menganugerahkan Lailatul Qadar kepada seseorang, dengan hanya mendengar sepotong ayat sahaja sifat kerohaniannya akan berubah secara tiba-tiba. 

Malam Lailatul Qadar juga lebih dikenali sebagai malam seribu bulan. Seribu bulan itu, bermaksud terang benderang, seumpama malam yang gelap gelita, telah diterangi, disuluh dan telah ditemani oleh seribu biji bulan, cuba bayangkan betapa terangnya bumi ini, apabila ianya diterangi dan disuluh oleh seribu biji bulan. Begitulah terangnya hati mereka yang mendapat cahaya Lailatul Qadar Allah. Dengan hanya membaca sepotong ayat dari ayat-ayat Allah, barokahnya (berkatnya) seumpama hati kita telah diterangi dan disuluh oleh seribu bulan. Cuba bayangkan nilaian kematangan akal semasa berumur satu tahun, dibandingkan akal mereka yang berumar seribu tahun. 

Inilah kelebihan dan kematangan akal bagi yang mendapat malam Lailatul Qadar (malam 1000 bulan). Secara tiba-tiba boleh mengubah akal yang jahil dalam sekelip mata kepada akal yang berilmu, mengenal Allah. Begitulah nilai terangnya hati mereka yang mendapat anugerah Lailatul Qadar. Dari bersifat lalai akan bertukar kepada yang bersifat ingat kepada Allah. Dari berilmu syari'at, akan bertukar kepada hati yang beriilmu makrifat. 

Bagi mereka yang buta mata hatinya, walaupun dengan kehadiran seribu bulan dan sejuta bintang sekalipun, akal dan hati mereka akan tetap berada dalam kegelapan. Manakala bagi mereka yang mengenal Allah (mendapat anugerah Lailatul Qadar), walau alam tidak diterangi bulan dan tidak diterangi matahari sekalipun hati mereka sudah cukup terang oleh cahaya Allah (cahaya makrifat kepada Allah). 

Inilah pengertian Lailatul Qadar mengikut suluhan makrifat. CERITA:  SAIDINA UMAR AL-KHATHAB Pada zaman Rasulullah saw, ada seorang hamba Allah yang terkenal dengan ganas dan bengisnya, telah pergi untuk membunuh Baginda Rasulullah. Didapati adik perempuan kandungnya dan suaminya sendiri telah memeluk Islam secara diam-diam, bertambah marah dan lebih membakar hatinya untuk membunuh Baginda Rasulullah. 

Beliau telah mendatangi rumah adik perempuannya dengan tujuan untuk mencari Baginda Rasulullah, bila tiba ke rumah adik perempuannya, didapati adik dan suaminya, sedang membaca sesuatu.  Beliau cuba merampasnya dengan tujuan ingin membuang potongan bacaan itu, tetapi dihalang oleh adiknya, sehingga beliau terpaksa bersikap kasar dengan menampar pipi adiknya sehingga terjatuh. 

Dengan terjatuh adiknya tadi, sehingga terlepas cebisan potongan ayat dari genggamannya. Lalu dirampasnya dan dicubanya untuk membaca. Setelah membaca, beliau pun menangis, bergenang air mata, bercucuran jatuh membasahi pipinya. Secara tiba-tiba didatangi suasana yang luar biasa, dari menangis bertukar baik, dari panas bertukar sejuk dan dari jahil bertukar alim. 

Dalam masa sesaat, suasana telah berubah dan mengubah hatinya yang gelap itu, seumpama diterangi oleh seribu bulan. Dengan hanya sepotong ayat sahaja, telah membuka hatinya secara mendadak, daripada hatinya bersifat panas, kini kembali bertukar menjadi sejuk. Ayat itu telah meresap ke dalam lubuk dada yang membuatkan hatinya berubah secara tiba-tiba. 

Lalu beliau bertanya "Di mana Muhammad sekarang?" bawa aku kepadanya! "Aku akan masuk Islam" Itulah kisah Saidina Umar Al-Khathab.  Saidina Umar merasa hatinya telah dipukul oleh ayat berkenaan.  Inilah hakikat Lailatul Qadar, yang membawa perubahan mendadak, kenikmatan dan keberkatan secara tiba-tiba bagi menggambarkan dan menunjukkan maksud Lailatul Qadar yang sebenar.

Dengan hanya sekelip mata, beliau sudah dapat merasai dan menikmati keberkatan Lailatul Qadar, sudah dapat mengubah sifat kerohaniannya. Inilah yang dikatakan hari Lailatul Qadar, iaitu hari yang diperingati. Hari yang indah dan saat-saat yang paling bersejarah yang paling diingati dalam kehidupan seseorang insan menuju Allah. 

Selepas seseorang insan yang mendapat hidayah malam seribu bulan, perubahan iktikadnya dan perubahan pegangan ilmunya terhadap Allah Taala tidak akan terluput lagi.  Bagi yang mendapat ilmu itu, tidak akan terlepas lagi buat selama-lamanya. Tidak akan terjual lagi buat kali keduanya. Sekali diri kita mengenal Allah, kita tidak akan kembali lagi kepada sifat jahil.

Apabila diri kita tidak lagi bersifat jahil, disitulah wajah Allah akan dapat kita pandang dan lihat pada segenap penjuru alam. Sekali kita memperolehinya, tidak akan menoleh ke belakang lagi, akan digenggam ilmu itu erat-erat, biar nyawa dipisahkan dari jasad, namun terlepas atau dilepaskan tidak sekali-kali.  Inilah kuat dan teguhnya hati mereka-mereka yang mendapat keberkatan Lailatul Qadar (Ilmu mengenal Allah). Ingatannya kepada Allah, seumpama akan hidup untuk selama-lamanya, yang tidak akan menemui jalan mati sesudahnya

Sekian, semoga bermanfaat untuk semua.

Sebarang pertanyaan, bolehlah kemukakan persoalan di T.me/Tribe_769SAFT

0 comments: