Latest Posts

Kelemahan dan kelebihan orang juz 17

KELEMAHAN DAN KELEBIHAN

Kelemahan seorang juz 17 terletak pada darah dan atau THT. Apabila THT menjadi kelemahan, kemungkinan yang terjadi, kena serangan flu, terasa gatal-gatal pada telinga atau leher, sering terkena sakit pada bahagian gusi, atau terganggu kepekaan pendengarannya. Apabila ini tidak terjadi, maka kemungkinan lain darah tinggi atau darah rendah.

Kelemahan lain seorang juz 17 terletak pada bagian saraf otaknya. Apabila keinginan (dalam hal ini termasuk hasrat seksualiti) terganggu, maka ia akan mengalami stress atau bahkan kegilaan. Sama ada disedari atau tidak, diketahui atau tidak, banyak “kegilaan” terjadi pada seorang juz 17, kerana ialah orang yang sering tidak dapat mengawal diri. Seorang anak-anak juz 17 sebaiknya disalurkan bakat potensi semulajadinya pada study masalah –masalah global. Misalnya, ia di sekolah pada jurusan Hubungan International. Dan sebaiknya ia tidak disekolahkan pada bidang yang terlalu banyak menghafal. Jangan hairan jika seorang anak kecil juz 17 bersifat “Melawan Kata”, mahunya pergi main bersama teman- teman hingga tak kenal waktu, dan kemudian enggan belajar pada mata pelajaran yang terlalu banyak menghafal. Sebab, seorang juz 17 pada umumnya paling tidak “berbakat” untuk menghafalkan banyak nama atau istilah. Namun demikian, kapasiti intelektualnya sebenarnya sesuai untuk disalurkan menjadi seorang generalis, yang tidak terlalu disibukkan pada masalah detail. Dengan kata lain, untuk berpikir banyak masalah ia mampu, tetapi tidak pada persoalan detailnya.

Jika THT (telinga, hidung, tekak) seorang juz 17 tidak menjadi kelemahan, misal “sukar bicara”, maka ia memiliki bakat semulajadi untuk menjadi seorang ahli pidato, penceramah, konsultan yang mempunyai kekuatan pada suara. Di samping ia memiliki kelebihan mengolah kata (bahasa) dengan rentaknya, ia juga memiliki “gaya panggung” yang lebih dibandingkan dengan orang lain. Oleh kerana itu, sejak kecil sebaiknya seorang anak juz 17 didesignkan untuk menjadi seorang penyampai, mubaligh, penceramah atau kegiatan yang berkaitan dengan mimbar.

Khusus untuk seorang juz 17. Pada umumnya, problem kerapkali  dihadapi seorang juz 17 adalah masalah seksual. Bila hal ini tidak segera teratasi secara “sah”, maka ia akan mengalami stress. Orang lain boleh saja mengalami hal yang sama, tetapi seorang juz 17 memiliki kemungkinan lebih besar. Oleh karena itu, seorang juz 17 sebaiknya dapat menempuh jalan yang “arif” untuk menyalurkan kemahuan seksualitinya.

Kupasan tambahan berkenaan Juzuk 17

Taktik dapat difahami dengan menjumlahkan ayat yang terdapat pada halaman 1 sampai 6 dari juz 17, iaitu berjumlah 82 ayat. Jumlah ayat ini selanjutnya dikorelasikan menjadi urutan surah. Surah Al Qur’an yang ke-82 adalah Al Infithar artinya yang terbelah. Orang yang membawa karakter juz 17 cenderung emosional dan meledak-ledak dalam menyampaikan sesuatu. la juga tergolong orang yang energatic. Namanya terbelah, seringkali ia berada di dalam situasi dilema dalam mengambil keputusan.

Begitu pula dengan negatif/positif, boleh diketahui dengan menjumlahkan ayat yang terdapat pada halaman 7 sampai 13 yang total berjumlah 74. Urutan surah Al Qur’an ke 74 adalah Al Muddatsir yang berarti orang yang berselimut. Orang yang berjuz 17 biasanya tertutup dan malas jika harus mengikuti aturan orang lain, dengan kata lain ia agak susah diatur. Selalunya kita tidak dapat faham apa yang sebenarnya yang diinginkan oleh seorang juz 17.

Jalan keluar bagi orang yang membawa karakter juz 17 didapati dari jumlah ayat yang berada pada halaman 14 dan 15, yaitu 25 ayat. Surah Al Qur’an yang ke 25 adalah Al Furqan, artinya pembeda. la adalah jenis orang yang tidak suka mencampuradukkan berbagai permasalahan. Baginya masalah harus disusunatur dan dibahas serta diselesaikan menurut jenis dan macamnya sehingga dalam mencari solusinya lebih terarah atau fokus.

Namanya juga pembeda, ia lebih percaya pada diri sendiri bila berbeda pendapat dengan yang lain, meskipun orang lain menganggap hal itu aneh. Dengan kata lain, ia berani tampil unik. Karena hal inilah yang dijadikan senjata untuk menutupi kekurangan yang ada pada dirinya

Bila kita menjumlahkan ayat yang terdapat pada halaman terakhir yaitu halaman 16 pada juz 17 yang totalnya berjumlah 9 ayat. Surah ke 9 Al Qur’an adalah At Taubah. Seperti dijelaskan di awal, bahawa orang yang berjuz 17 sebenarnya adalah jenis pemaaf. Selain itu ia sukar untuk melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat baginya.
Tapi, bila kesalahan tersebut besar pada pandangannya. la menjadi seorang yang keras dan tidak boleh memaafkan kesalahan tersebut. Jangankan memaafkan, menegur orang tersebut pun enggan.

Analisis karakter dan potensi diri juzuk 17


ANALISIS KARAKTER DAN POTENSI DIRI JUZUK 17

Juz' 17 – 21.AlAnbiyaa 1. - 22.Al Hajj 78
Pattern Mementingkan Kesempurnaan, Berani Tampil Lain dari yang lain dan Suka Memaksakan Keinginan Sendiri

Juz ini terdiri atas dua surah utuh, yaitu surat ke-21 (Al Anbiyaa) dan surat ke-22 (Al-Hajj). 
Dengan demikian, awal juz ini adalah awal dari surah dan akhir juz ini juga merupakan akhir surah. 
Berikut daftar surah-surah pada juz 17.

1.      21 Al-Anbiyaa’     (112) 1 – 112     Para Nabi

2.      22 An-Hajj            (78) 1 – 78         Haji
         Jumlah ayat         (190)

Berdasarkan urutan surah sesuai dengan nombor juznya, surah ke-17 adalah Al Isra (perjalanan malam). 
Ini menunjukkan bahawa orang yang membawa karakter juz 17 ketika menghadapi sesuatu permasalahan, memilih jalan untuk menenangkan diri terlebih dulu sebelum mencari jalan penyelesaiannya. Baginya masalah harus diselesaikan dalam keadaan yang tenang.

Menenangkan diri versi orang yang berjuz 17 boleh jadi berbentuk macam-macam. Boleh bergelumang dengan dunia malam atau sebaliknya, mendekatkan diri kepada Allah SWT, mengingat Isra merupakan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW.

Mimpi adalah salah satu bentuk “perjalanan” malam. Ertinya, seorang juz 17 termasuk orang yang gemar bermimpi atau berimaginasi yang tinggi. Atau orang juz 17 juga memiliki banyak sekali idea atau perancangan.

Salah satu dari 4 juz dalam Al Qur’an yang terdiri dari surah penuh, iaitu diawali oleh akhir surah dan diakhiri oleh akhir surah pula adalah juz 17. Memang empat juz tersebut antara lain juz 17, 28, 29, dan 30 tergolong juz yang “istimewa”.

Artinya boleh jadi dengan tidak adanya surah yang pecah dalam juz-juz tersebut tanpa terkecuali juz 17 yang kita bahas pada edisi kali ini menjadikan seorang yang membawa karakter juz 17 mempunyai peribadi yang tidak ingin setengah-setengah dalam menangani sesuatu. Buat sesuatu mesti sampai habis.

seorang yang mempunyai juz 17 memiliki keakuan yang begitu tinggi seandainya tidak mengenali dirinya. 
Pada saat ia berada pada puncak “egoismenya” , ia merasa bahawa dirinyalah satu-satunya orang yang paling benar. Oleh karena itu, seorang juz 17 sejak kecil sudah menampakkan karakteristik aslinya sebagai seorang yang yang tak dapat dinasihati. Atau lebih tepat ia orang yang sering tidak peduli pada nasihat orang lain

Namun, dibalik kesan angkuh yang melekat padanya, tersimpan sifat yang tulus , peduli pada lingkungan dan ikhlas serta pemaaf. Kerana total ayat surah Al Anbiya yang terdapat pada juz 17 adalah 112 yang merujuk pada surah Al Ikhlas yang ertinya memurnikan keesaan Allah. Selain itu, dengan kemampuan berunding dan berdialog, ia boleh mempengaruhi seseorang atau kelompok

Seorang yang mempunyai juz 17 sangat bercita-cita tinggi, khususnya terhadap gagasan yang ia miliki untuk merealisasikannya. Dengan kata lain juga, apa yang menjadi kesukaannya, akan ia perjuangkan mati-matian, bahkan tanpa mempedulikan orang lain.

Ketika seorang yang mempunyai juz 17 berhadapan dengan orang lain, ia boleh saja bersikap acuh tak acuh atau banyak lebih kepada diam. Dengan kata lain, seorang juz 17 untuk sementara mampu untuk menyimpan ego dan impiannya. Di belakang, ia kemudian berperilaku mengikut keselesaan sendiri. Ketika ia berhadapan dengan orang lain, ia nampak seperti orang yang acuh, tetapi pada dasarnya dia perlu. Dan apabila ia mulai berbicara pada orang lain, selalu ada saja pembicaraan atau gagasan atau impian yang ia simpan.

Awal juz adalah awal surat (Al-Anbiyaa), dan akhir juz adalah akhir surat (Al Hajj). Ini berarti bahwa seorang yang mempunyai juz 17 dalam dirinya selalu merasa mampu untuk menangani masalah secara sendirian. Bahkan, ia sama sekali tidak terbiasa, atau tidak suka meminta pertimbangan atau pertolongan pada orang lain. Dia bagaikan seorang “eksistensialis” sejati.

Surah-surah yang penuh dalam juz 17 juga menjadikannya orang yang selalu memperhitungkan apa yang hendak dilakukannya, atau dengan ungkapan yang lain jangan cuba-cuba untuk melakukan sesuatu secara serampangan (tidak sistematik) di depannya.

Surah penuh merupakan simbol keteraturan, kesempurnaan dan ketepatan serta kecermatan. Atau singkatnya ia adalah figure yang prefeksionis, ertinya segala sesuatu harus terlihat sempurna di hadapannya bagaimanapun caranya.

Juz 17 juga bermakna "estimation", boleh dikatakan orang yang berjuz 17 memiliki kelebihan dalam meramal suatu peristiwa atau kejadian. Selain itu, biasanya ia tidak akan atau malas untuk melakukan sesuatu jika tidak sesuai dengan fikirannya atau paling tidak ada benefit positif (manfaat) buatnya.

Kenapa karakter semacam itu muncul? 

Harus kita fahami bahawa surat Al-Anbiyaa dalam juz 17 berarti para Nabi. Apa yang kita kenal, para Nabi adalah orang yang membawa kebenaran. Sekaligus, mereka para “pembangkang” dari “mainstream” pemahaman atau ajaran yang berlaku pada masanya. Oleh karena itu, jika surah ini begitu “dominan” pengaruhnya dalam diri seorang juz 17, ia akan bersikap merasa “benar” sendiri. Untuk menjadi seorang pembangkang, maka seorang yang mempunyai juz 17 adalah jaguhnya.

Namun demikian, para Nabi adalah orang yang membawa misi perbaikan umat atau lingkungan manusia. 
Dengan kata lain, para Nabi adalah orang yang memiliki rasa kepedulian sosial dan lingkungan yang begitu tinggi. Seorang juz 17 juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan yang begitu besar. Begitu pedulinya terhadap orang lain, sampai terkadang ia lupa pada dirinya sendiri. Lingkungan bagi seorang juz 17 tidak semata-mata bererti lingkungan “kemanusiaan”, tapi juga lingkungan fizik, baik cultural mahupun natural.

Oleh karena itulah, janganlah hairan jika seorang yang mempunyai juz 17 sangat gemar jalan-jalan atau bermusafir. Ia paling suka pergi kemanapun, melihat dan mengamati “dunia luar”. Dialah seorang pengamat lingkungan sejati. Boleh saja seorang juz 17 tidak sedar, atau tidak dapat menjelaskan kenapa dirinya suka jalan atau memperhatikan berbagai persoalan. Memang, seorang juz 17 sering “out of control”. Terkadang ia lupa terhadap fikiran dan dirinya sendiri. Ini terjadi, karena juz 17 terdiri dari atas dua surat kukuh dan terpisah dari surah-surah lainnya

Terlalu peduli dan perhatiannya terhadap orang lain, seorang juz 17 kadang-kala juga bersikap normatif. Ia menghendaki agar orang lain bersikap dan berperilaku “begini-begitu” sesuai dengan fikiran atau ukuran etika dan normatif yang ada pada dirinya. Di satu saat, ia menghendaki orang lain bersikap atau berperilaku “baik” sesuai dengan kaedah normatifnya, tetapi pada saat yang lain ia sendiri terkadang berbuat sebaik dirinya sendiri.

Memang seorang juz 17 sering bersikap sangat normatif. Tetapi boleh jadi ia menjadi orang yang benar-benar lepas dari norma positif, dan kemudian ia benar-benar hidup dalam “dunia” atau suasananya yang penuh kebebasan. Ia dapat memasuki dunia “bebas” dari yang dikenal. Ertinya kebebasan itulah dunianya yang sebenarnya.

Tetapi itulah kelebihan seorang juz 17, Ia boleh menangani masalah dengan kedua tangannya berdasarkan kaedah "Norm" atau "Causality". Dengan kata lain, surat Al-Hajj merupakan lambang kejernihan berfikir dan bertindak dalam kerangka pemecahan masalah. Secara umumnya, apa yang disebut dengan “haji” adalah lambang kesempurnaan hidup, meskipun secara "cultural" akhirnya menjadi lambang status sosial.

Selanjutnya adalah surah Al Hajj (ibadah haji), yaitu dari ayat 1 sampai ayat 78. lbadah haji merupakan rukun Islam yang ke lima, apabila seorang muslim telah selesai melaksanakannya maka islamnya telah sempurna. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya bahwa orang yang berjuz 17 dalam melihat berbagai hal harus nampak sempurna, namun yang seringkali ia lupakan bahawa sempurna menurutnya belum tentu sempurna menurut orang lain.

Dan, apabila surat Al-Hajj begitu dominan pengaruhnya dalam diri seorang yang memiliki juz 17, maka ia akan menjadi seorang yang begitu “arif”, bersedia “mengalah” dan sangat demokratis. Dengan surah ini, seorang juz 17 memiliki kapasiti untuk menghargai perbedaan pendapat dengan orang lain. Dengan surat Al-Hajj pula, ia mampu menjadi seorang yang “kreatif” dalam berpikir, jernih dalam memandang suatu permasalahan. Selalu ada saja ide dan pemikiran yang muncul dalam benak fikirannya. Jika surat Al-Anbiyaa membuat ia menjadi suka jalan, maka surat Al-Hajj membuat ia berdialog dengan diri sendiri, berfikir mengenai berbagai masalah. Kadang-kala itu boleh juga berdiam diri di kamar, merenung diri berhari-hari.

Seorang yang mempunyai juz 17, sering bersikap “over-estimate” dalam memandang sesuatu masalah, termasuk dalam melihat orang lain. Ia mampu menganggap masalah kecil menjadi seolah besar. Karena itulah, ia sangat pandai dalam mensoal siasat dan membaca pemikiran orang

Jumlah ayat surah Al Hajj yang ada pada juz 17 adalah 78. Kalau kita "convertkan" kedalam urutan surah Al Qur’an maka kita akan mendapatkan surah An Naba’ (berita besar). Artinya orang yang membawa karakter juz 17 boleh menjadi pusat perhatian, cepat semangat dalam melakukan sesuatu tetapi tidak jarang cepat pula pudarnya, dan mempunyai modal untuk meyakinkan orang.

Surat Al-Hajj berada pada juz 17, dan di antara yang dibicarakan dalam Surah Al-Hajj ini adalah berkenaan dengan Melontar Jumrah. Umat islam berpandangan, bahawa melempar jumrah dalam ibadah haji kegiatan mengusir syaitan. Padahal, melempar jumrah hakikatnya adalah mencapai titik kesempurnaan atau target dalam hidup. 

Melempar jumrah, sebagaimana memotong 3 helai rambut dan 10 kuku pada jari-jari tangannya, yang berarti 13 (13 titik dalam tubuh manusia), bahagian dari kegiatan ibadah haji agar orang benar- benar dapat mengenali siapa dirinya. Proses perjalanan ibadah haji, yang begitu simbolik sebenarnya mengarah pada suatu bentuk pencarian diri sendiri. Dan, mengenal diri itu sesuatu yang amat berat, dan ini tergambar pada seorang juz 17 yang selalu peduli pada rakan-rakan sekelilingnya sehingga lupa akan dirinya sendiri.

Seorang juz 17 kadang-kala kehilangan kawalan akan potensi dirinya. Betapapun, dalam perilaku seharian seorang juz 17 sering begitu percaya akan kemampuan dirinya (eksistensialis).

Analisis karakter diri juz 27


ANALISIS KARAKTER DIRI JUZ 27

Juz' 27 – 51.AzZariyat 31. - 57.AlHadid 29

Secara umumnya karakter dan potensi dasar dari Juz 27 memiliki potensi dan karakter dasar sebagai berikut ;

Pandai bergaul atau bersosialisasi (An-Naml)

Orangnya selalu melakukan tekanan atau dorongan disekitarnya baik itu untuk kepentingan positif atau negatif tergantung pada pengurusan dirinya. Jika marah maka ia mampu melakukan serangan yang sangat berbahaya dan menakutkan atau tidak mahu mengalah. (Adz-Dzariyat)

Tetap pendirian dan amanah dalam menjalankan tugas (Ath-Thuur)

Menyukai membantu atau memberi petunjuk kepada orang lain (An-Najm)

Umumnya orang yang dipengaruhi Surat ini memiliki kemampuan untuk menarik perhatian orang. Akan tetapi, sayangnya sebagaimana bulan yang mampu menyebabkan pasang air lautan – begitu pula jika orang yang dipengaruhi Surat ini secara dominan. Ia akan menyebabkan emosi orang yang dihadapi menjadi naik.(Al-Qomar)

Cenderung mempunyai sifat belas kasihan yang tinggi (Ar-Rahman)

Susah nak sabar jika ada kemahuan –mahu cepat (Al-Waqi’ah)

Tetap pendiriannya (Al-Hadid)

Cenderung sukar nak mengalah (Ar-Ruum)

Bekerja lebih selesa dalam aturan dan protokol yang sistematis dan rapi. Tidak suka kepada suasana kerjay yang tidak bersistem dan kelam-kabut (Al-Hujuraat)

Umumnya orang yang dipengaruhi Surat ini pandai menyampaikan serta mengemaskini berita dan jika terkendali pandai membesar-besarkan keadaan. (An-Nabaa)

Sangat dekat dengan ibu atau mempunyai hubungan batin yang kuat dengan ibunya (Al-‘Alaq )

Pandai membina networking atau jaringan persahabatan dan cenderung mudah bosan (Al-Ankabuut)

Umumnya penampilannya yang muncul pertama kalinya adalah agak pendiam. (Thahaa)

Tipikal pekerja keras (Al-Baqarah)

Fokus membangun keluarga (Ali-Imran)

Sensitif, perasa dan sayang dan tanggung jawab kepada keluarga (An-Nisaa)

Cenderung inginkan kesempurnaan. Karenanya pembentukan dapat terjadi apabila ia melakukan kerja-sama dengan orang lain. Ini disebabkan keinginannya yang ideal sementara tidak jarang didalam pasukan ada orang yang kerjanya tidak sesuai dengan seleranya. (Muhammad)

ANALISIS PATTERN ORANG JUZ 27

Pada umumnya orang Juz 27 in sangat ramah dan pandai bersosialisasi.
Seorang yang tetap pendiriannya, tipikal pekerja keras, memiliki pesona yang baik jika diasah dengan baik, pandai membangunkan networking & jaringan, pandai mengubah sesuatu yang sederhana menjadi luar biasa. Akan tetapi, orang Juz 27 sangat mementingkan kesempurnaan yang menyebabkan berlaku konflik sering terjadi karena orang lain tidak atau belum sesuai dengan apa yang diinginkannya. Terlebih lagi jika kombinasi Surat Ar-Rum dan Adz-Dzariatnya ikut berperanan dominan – yang tentu saja menjadikan potensi pandai bersosialisasi yang dimilikinya sedikit banyak terganggu.

Sebetulnya instinct bisness alami Juz 27 sangat bagus, namun sayangnya mereka mudah panik. Selain itu orang Juz 27 jika memiliki keinginan mahu segera berhasil resultnya – jika berlebihan tampak ketidaksabarannya yang amat ketara sekali – lagi mudah cepat bosan. Dengan demikian orang yang ber-Juz 27 hendaklah mereka mengendalikan sifat pembosannnya itu sebaiknya kerana ianya cukup mengganggu, sifat tidak sabar ketika menginginkan segala sesuatu.

Analisis karakter dan potensi diri juz 14


ANALISIS KARAKTER DAN POTENSI DIRI JUZ 14

Juz' 14 – 15.AlHijr 1. – 16.AnNahl 128
Patternnya Keras Kepala tapi Ambil Peduli Tentang Hal Orang Lain

Umumnya orang yang ber-Juz 14 – mudah menerima perubahan untuk pencerahan dirinya. Di sini simbol Ibrahim sangat kental. Keberanian berkorban untuk sesuatu yang diyakininya sangat kental padanya. Memang orang Juz 14 ada keras kepalanya – akan tetapi komposisi ayatnya yang ada pada Surat Al-Hijr sebanyak 98 membuatnya sukat ditaklukkan dengan diajak untuk berfikir logik dan dibawakan berbagai bukti yang meyakinkan.

Dengan adanya potensi Surat 98 itulah menjadi jalan keras-kepalanya dapat dikalahkan dengan argumentasi logis. Terlebih lagi pada Juz 14 pengaruh Surat 14 sangat kuat yang membuatnya aktif mencari nilai-nilai kebenaran sejati.

Surat yang ke 14 adalah Ibrahim, dalam kajian Struktur dan Format Al-Qur’an ini surat Ibrahim adalah merupakan simbol dari keteguhan dalam memegang prinsip atau pendirian dan ketegasan dalam mengambil sikap. Modal dasar karakter yang memang diakui “lebih” daripada yang lain.

Andaikata orang yang membawa karakter Juz 14 mampu sedikit menahan diri dan mengendalikan emosi dan egonya, karakter di atas menjadi dominan pada dirinya, dalam kajian Struktur dan Format Al-Qur’an ini, surah Ibrahim merupakan simbolisasi dari gunung berapi, seperti kita ketahui gunung berapi terdapat lava kepanasan yang senantiasa bergejolak dan siap untuk ” di muntahkan ” bila-bila masa sahaja.

Seperti halnya gunung berapi yang kuat menyimpan dan meredam panasnya magma, Juz 14 juga memiliki kemampuan seperti itu. Dia biasanya memendam emosi yang ada pada dirinya, namun jangan salah, pada suatu saat lava itu mampu keluar yang berakibat rosaknya bentuk gunung dan daerah sekitar. Bila seorang Juz 14 dalam keadaan beremosi, dia akan berbuat sesuka hatinya tanpa memperdulikan lingkungan sekitar dan dirinya. Dia ikut kepala dirinya sahaja. Akibatnya bukan sahaja akan merosak diri sendiri bahkan orang lain.

Berapa % kebenarannya orang berJuz 14..??

Orang 14 juga dengan komposisi Surat Al-Hajj, Ibarahim serta An-Nahl menyebabkan mereka suka membantu orang – bahkan, kecenderungan boros itu senantiasa saja terjadi jika tidak dilatih sejak awal kecerdasan emosionalnya.

Selain itu potensi Surat Al-Hajj menyebabkan orang Juz 14 sangat menjaga nilai-nilai kemanusiaan universal yang anti diskriminatif. Jika Anak anda ber-Juz 14, binalah ia dengan pendekatan logik untuk meminimalkan potensi keras kepalanya dan mendidik terus potensi cara pandanganya tentang manusia.

Dengan sedikit diberikan ajaran Tauhid maka akan muncul sikapnya yang peduli kepada sesama insan, anti penindasan, cintai kebenaran dan pelindung keluarga serta semangat untuk hidup bermanfaat bagi manusia.

Juz 14 terdiri dari dua surat yaitu surah AL-Hijr dan surat An-Nahl.
Surah Al-Hijr iaitu dari ayat 2 sampai ayat 99, hal ini merupakan penanda awal bahawa seorang yang membawa karakter Juz 14 mempunyai sifat keras kepala. Apa yang di inginkannya harus segera tercapai, kalau perlu dia mengambil inisiatif sendiri sekalipun tanpa bantuan orang lain.

Total ayat dari surah Al-Hijr yang terdapat pada Juz 14 adalah 98. Bila kita merujuk pada surat ke 98 adalah Al-Bayyinah yang bererti Bukti yang Nyata. Hal ini juga menunjukan bahawa orang yang berjuz 14 tidak mudah percaya terhadap orang lain dan apa yang di sampaikannya sampai ada bukti yang jelas di hadapannya atau setidaknya masuk dalam pemikirannya. Boleh dibilang dia mempunyai kapasiti intelektual dan daya pemahaman yang baik. ini berbeza halnya jika surat Ibrahim yang dominan. Dia mampu menjadi seorang yang follower kepada seseorang yang di anggap sebagai mentor. Apapun kata orang tersebut akan di turuti, meskipun salah. Inilah hal yang paling berbahaya dan kelemahan ketara bagi orang berkarakter Juz 14.

Mereka yang berjuz 14 sangat keras atau gigih untuk menjalankan setiap perancangannya itu. Bila sudah begitu, jangankan siang hari, malam haripun dia rela keluar untuk mendapatkan apa yang di inginkan. Jangankan dekat, jauh pun akan dia tempuh untuk merealisasikan rencananya itu. Jika itu tidak dapat dipenuhi atau kita penuhi, emosinya akan meledak tak keruan.

Juz 14 dimulai dari surat al-Hijr ayat 2, sedangkan al-Hijr ayat 1 milik juz 13. Dengan demikian, juz 14 kehilangan satu ayat dari surat al-Hijr. Jika ayat 1 (otak) surat al-Hijr (batu) berada pada juz 13, yang berarti bahwa seorang juz 13 seorang yang berkepala batu, maka seorang juz 14 seorang yang kehilangan sesuatu pada bagian otaknya. Oleh karena itu, seorang juz 14 suatu saat merasa seolah kehilangan sesuatu. Pada situasi gundah gulana atau pikiran kacau, seorang  juz 14 bisa mengalami kekosongan pikiran, seolah-olah kehilangan sesuatu dalam benak atau pikirannya. Pada saat itulah, maka ia benar-benar merasa kebingungan.

Akan tetapi surat al-Hijr yang keras tadi, mendapat lawannya yang sebaliknya dari surat an-Nahl, yang bererti lebah atau madu. Karakter juz 14 ditandai oleh dua kutub yang ekstrim. Pada saat surat al-Hijr muncul, maka begitu keras dan ambitious orang itu. Maka  jangan sekali-kali bersikap keras terhadap seorang juz 14. Semakin ia dikerasi, semakin ia tambah keras. Menghadapi seorang juz 14 harus dengan pendekatan yang halus, dan dengan pembicaraan yang jelas. Ketika surat an-Nahl muncul, maka ia akan menjadi seorang yang sabar, pemberi, dan pemaaf. Sifat lebah ia selalu memberikan madu (kebaikan) kepada siapapun. Di sini tergambar, memecah batu haruslah dengan ’seni” dan cara tertentu. Demikian juga, mengambil madu juga harus dengan ”seni” dan cara yang halus agar tidak terkena sengat.

Memang, jika seorang tidak tahu bagaimana cara mengambil madu pada sarang lebah, maka ia akan terkena sengat. Tetapi sebaliknya, jika seseorang mengerti bagaimana cara mengambil madu di sarang lebah, ia akan selamat tanpa disengat sekalipun. Seorang juz 14 akan bersikap ”Acuh tak acuh” dan pemberi. Apapun akan ia kasihkan kepada orang yang mampu mendekati secara tepat.

Jika ia seorang wanita mempunyai karakter Juz 14, maka kunci untuk mendekati dan mengambil hati (madunya) dengan cara memperbanyak perhatian (attention).

Bagi seorang laki-laki yang memiliki hubungan ”dekat” dengan seorang juz 14 wanita, sebaiknya jangan sampai ia berperilaku yang mengurangi perhatian. Apabila perhatian berkurang, maka kecemburuannya pun akan segera muncul. Dan apabila kecemburuan atau kekecewaan muncul, maka akan muncul pula watak al-Hijrnya yang keras bagaikan batu.

Jika Lebah (an-Nahl) sempat marah, maka akan muncul sengatan yang tajam. Seorang juz 14, ketika ia marah maka akan memuntahkan kata-kata yang pedas, bahasa kampung kita panggil "Mulut Laser" bagaikan lebah menyengat. Ketika ia ma-rah, ia dapat berbicara dengan kata-kata yang benar-benar menusuk hati dan perasaan. Peristiwa masa lampau, berapapun kecilnya dapat ia ungkit kembali untuk menghantam lawan bicara. Namun demikian, setelah kemarahan selesai, ia akan bersikap baik kembali. Tak ada rasa beban dari kata yang baru saja ia ungkapkan ketika ia marah. Bahkan, ia bukan jenis pendendam. Lepas habis kat situ sahaja, kena tahanlah telinga kalau kena hambur dengan kata-kata pedasnya.

Lebah ni adalah seekor binatang yang begitu perhatian dan berhati-hati dalam menjaga sarang atau apa yang menjadi miliknnya. Ia selalu berjaga-jaga dan penuh curiga terhadap setiap orang yang mendekat pada sarangnya. Seorang juz 14 juga pada umumnya sangat berhati-hati dalam memelihara atau menjaga harta miliknya. Bahkan, boleh jadi ia menjadi orang yang sangat berkira-kira. Namun demikian, ini bukan berarti bahwa seorang juz 14 bersikap kedekut terhadap harta. Begitu cermat dan teliti terhadap apa yang ia miliki. Di samping itu, pengurusan lebah juga sangat rapi. Segala sesuatu harus jelas, dan dapat dijelaskan.

Dalam juz 14 terkandung keilmuan tentang Planologi Fisik, atau Ilmu Bangunan. Al-Hijr batu, dan an-Nahl madu. Apabila batu dan madu disenyawakan, maka akan menjadi satu kesatuan yang kuat.

Bidang lain yang terkait dengan batu dan lebah adalah architecture dan seni bangunan, ini kerana dia memiliki sense of art yang tinggi, kerana kalau kita lihat bahwa surat An-Nahl diletakan sesudah Surat Al-Hijr, maknanya adalah bahawa pada zaman dahulu sebelum ada simen untuk melekatkan batu, nenek moyang kita terlebih dahulu mengenal dan menggunakan media madu dan telur sebagai bahan pelekatnya. dari sini kita mengetahui dan menyadari bahwa penempatan urut-urutan surah Al Qur’an tidak sembarangan karena di dalamnya terdapat apa yang di namakan sebagai I’jaz yaitu nilai kemukjizatan Al-Quran.

Dari Sifat lebah, kita juga mengetahui bahawa dia juga merupakan orang yang cenderung over protective terhadap lingkungannya. Mulai dari dirinya, keluarga dan orang-orang terdekatnya bahkan terhadap barang-barang yang menjadi koleksinya.

Dia akan bersikap reaktif dan progresif jika ada orang yang mencuba mengusiknya, sebagaimana lebah yang akan menyerang langsung siapa saja yang mencuba untuk mengganggu sarang dan ratunya.

Namun kalau kita mampu menanganinya (lebah) dengan baik, maka dia akan menghasilkan cairan yang di sebut Al-Quran sebagai “Syaraabun Mukhtalifun Alwaanuhu fiihi Syifaun Lin-Naas” (Minuman yg bermacam-macam warnanya yang mengandung obat bagi Manusia) atau yang lebih di kenal dengan Madu.

Madu merupakan jenis minuman natural haiwan yang sangat bermanfaat bagi tubuh dan kesihatan kita, Kita juga dapat memanfaatkannya untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Sebagaimana kita tahu, ketika lebah terbang tentu menimbulkan suara, itulah yang terjadi pada dirinya, tangan atau kakinya bekerja, tapi mulutnya juga bersuara. Sebagai salah satu binatang yang sensitif dengan perubahan keadaan, maka hal ini juga memberikan pengaruh kepada orang Juz 14.

Sedikit saja ada hal yang tidak sesuai dengan apa yang di rencanakan akan membuatnya mudah panik. Kalau kepanikan ini sudah melanda dirinya, maka dapat di pastikan dia akan kehilangan akal sihatnya atau paling tidak dia akan melupakan hal yang seharusnya mudah dan lebih penting dia ingat. Selanjutnya, emosinya boleh meledak tak terkendali, dia tidak peduli di mana atau dengan siapa dia meluapkan emosinya. Hal inilah yang perlu di kendalikan dan di jaga olehnya agar semuanya tidak terlanjur menjadi pergaduhan.

Hal ini kalau digunakan untuk menjadi kelebihannya, dia boleh menjadi operator, juru bicara, atau orang yang berhubungan dengan banyak orang, misalnya sebagai PR (Public Relation). Orang yang membawa karakter Juz 14 selalu terburu-buru dan cenderung kurang pertimbangan untuk segera melakukan apa yang di pikirnya (Idea dan Keinginan). Disisi lain dalam suatu keadaan dia sangat memerlukan orang lain di sisinya untuk hanya sekadar menjadi pendengar. Oleh kerana itu, kesan manja dan memerlukan perhatian juga melekat pada dirinya.

Tidak jarang kita temui orang yang membawa karakter juz 14 cenderung gemar berbicara atau cerewet, lebih-lebih lagi kaum hawa. Sebaliknya bila dia seorang laki-laki, dia cenderung diam. Namun sering kali hasil dari analisisnya tersebut merupakan solusi atas permasalahan yang sedang di hadapi sehingga bermanfaat bagi orang lain. Dia senantiasa ingin berbuat “sesuatu” yang positif untuk lingkungannya. Orang Juz 14 ini di katakan mudah bergaul dan dapat menghidupkan suasana di mana dia berada dengan celotehnya.

Salah satu kelemahannya adalah ketika dia berhadapan pada sebuah persoalan yang dia tidak tahu inti (pokok) permasalahannya. Sehingga seringkali dia bersikap pesimis dan kurang percaya diri jika dia merasa tidak mempunyai ”modal” atau kemampuan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Tapi itu sebenarnya hanya perasaannya saja, kerana andaikata dia mencubanya terlebih dahulu peluang kejayaann terbuka lebar di hadapannya. Just Do and Adjust pelan-pelan.

Orang Yang berjuz 14 selalu ingin menyelesaikan permasalahannya sendiri, ada sebuah kekuatan (karakter) yang mendorong dirinya untuk cepat-cepat menanganinya sendiri tanpa perlu fikir panjang. Begitu juga  bila dia mendengar atau melihat seseorang yang mendapat masalah, dia ingin cepat-cepat dapat membantunya dan menyelesaikannya.

Hal ini sering kali dimanfaatkan oleh orang lain kerana sifatnya yang “ringan tangan” dia juga jenis pekerja keras dan berbakat. Artinya dia akan melakukan hal apapun yang menjadi pekerjaan dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Sebaliknya dia akan berbalik menjadi orang yang malas melakukan sesuatu jika perasaannya terganggu atau dengan memakai istilah yang telah di jelaskan di awal sebagai ”keadaan kosong”.

Dia tergolong orang yang normatif, atau dengan kata lain dia akan berusaha memposisikan dirinya agar sesuai dengan norma atau aturan yang berlaku pada lingkungannya. Namun sebaiknya dia akan menjustifikasi salah terhadap siapapun yang melanggarnya.

Terlajak panjang pula kupasan tentang juz 14 ni. Semoga bermanfaat.

Analisis karakter dan potensi diri juz 7


ANALISIS KARAKTER DAN POTENSI DIRI JUZ 7

Juz' 7 – 5.AlMa'idah 82. - 6.AlAn'am 110
Patternnya Rasa Kebersamaan Tinggi dan Pendendam Sejati

Struktur surah Juz 7 terdiri dari surah Al Maidah (dari ayat 83 sampai 120, jadi jumlah ayat Al Maidah yang terdapat di Juz 7 berjumlah 38 ayat) dan surah Al An’am (dari ayat 1 sampai 110).

Sebagaimana hidangan yang secara alami mengundang banyak orang, begitu pula orang yang dipengaruhi surah ini. Ia mudah menyebabkan orang mengeksploitasi dirinya. Akan tetapi, jika memiliki potensi lainnya yang kuat maka justeru ia dapat menjadi tempat rujukan orang. (Al-Maaidah)

Al Maidah ini membawa erti hidangan dengan jumlah ayat yang terdapat di Juz 7 berjumlah 38. Kalau kita lihat urutan surah yang ke-38 adalah surah Shaad (langkah awal, rencana), artinya orang yang berjuz 7 pintar dalam hal membuat perancangan (planner) dan dalam melakukan sesuatu pun harus tidak boleh lepas dari perancangan sehingga harus ada konsep yang jelas.

Dalam sistem lain pula, Shad juga memiliki arti Pintu Hati (keterbukaan). Artinya, dalam memberikan “hidangan” kepada seseorang tergantung dari hatinya, kalau hatinya sedang baik ia akan melakukan apapun yang diperintahkan orang tersebut. Namun sebaliknya, jika hatinya sedang tidak enjoy, ia akan berbuat sekehendak hatinya, tidak peduli orang tersebut suka atau tidak.

Sedangkan ayat Al An’am yang terdapat di Juz 7 berjumlah 110 ayat. Surah Al Quran yang ke 110 adalah surah An Nashr (pertolongan), boleh dibilang rasa kebersamaan orang yang membawa karakter Juz ini tinggi. Suka menolong orang. Namun, hal ini juga berlaku sebaliknya, ia boleh menjadi seseorang yang akan selalu memerlukan pertolongan orang lain.

Secara umum orang yang berjuz 7 juga sangat sensitif, mudah terasa, dan sangat sayang pada keluarganya. Kelebihan lain dari orang Juz 7, mereka memiliki potensi yang kaya spiritual. Jika saja potensi tersebut diasah secara baik maka mereka akan memiliki berbagai kelebihan di luar daripada kebiasaan, terlebih lagi pada dirinya sendiri, potensi surat Maryam dan Ar-Ra’du yang energinya sangat besar.

Seperti halnya petir yang menakutkan, begitu pula orang yang dipengaruhi surah ini jika marah maka akan keluar dari mulutnya suara dan bahasa yang menakutkan. Umumnya jika marah kata-katanya tajam dan dapat menusuk perasaan. Juga cenderung untuk memiliki potensi spiritual yang besar pada dirinya (Ar-Ra’du)

Seorang yang memiliki juz 7 memiliki egoisme yang berlipat ganda. Karena angka 7 angka puncak, maka seorang juz 7 merasa dirinya hebat dan lebih tinggi dari pada orang lain. Ia selalu mengangkat dirinya melalui pembicaraan secara tidak sadar. Demikian juga misalnya seorang juz 1 di mana terdapat surat yang jumlah ayatnya 7 (al-Fatihah), memiliki sikap egoisme yang begitu tinggi.

Seorang juz 7 memiliki kapasiti intelektual untuk berpikir problematis. Bahkan, ia sangat pandai untuk membuat-buat masalah, atau ”mengada-adakan” persoalan. Ia sering menganggap persoalan kecil menjadi besar, dan karena itu sikap curiga dan rasa ingin tahu pada persoalan orang lain kadang muncul.

Seorang juz 7 memiliki potensi berganda, untuk menjadi seorang pemikir atau sekaligus pekerja kasar. Dan ia juga seorang yang kadang sulit untuk dijangka, karena karakternya yang mudah bolak-balik, dan karena itu sulit mengikuti jalan pikiran seorang juz 7.

Apabila dihubungkan dengan nama surah, angka 7 akan menunjukkan ke surat al-A’raaf (puncak). Tetapi juz 7 berisi surah yang bertemakan hidangan (al-Maidah) dan binatang (al-An’am). Ini berarti bahawa seorang juz 7 pada saatnya ia dapat menjadi seorang yang benar-benar memiliki kearifan dan kebijaksanaan, yang berkecenderungan ”spiritual” begitu tinggi. Tetapi di lain pihak, ia ”menarik” dan simpatik. Karena itu untuk menjadi seorang ”sales person”, yang menawarkan berbagai produk pada khalayak masyarakat, ialah orangnya yang paling sesuai sebenarnya.

Jika kurang spiritualnya maka pengaruhnya mudah terjebak pada keadaan yang merasa diri hebat, lebih tinggi atau mulia dari yang lain, dan cenderung mudah jatuh. Jika potensi ini ditempatkan secara tepat maka umumnya mereka akan selalu menjadikan paradigma hidupnya begitu tinggi yaitu pada tempat yang tertinggi sesuai dengan pandangan hidupnya. (Al-A’raf)

Surat al-An’am dalam dirinya membuat ia memiliki kepekaan instinct atau naluri yang begitu tinggi. Pertimbangannya juga cukup kuat, sehingga ia tidak mudah begitu saja terpengaruh oleh orang lain.

Namun demikian, pengendaliannya terhadap cita-cita kurang kuat. Apabila ia memiliki hasrat dan kemahuan, maka ia ingin segera melaksanakan, dan bahkan sukat untuk diperingatkan. Ia hampir tak peduli pada nasihat orang lain. Ia benar-benar ingin menjadi dirinya sendiri, tetapi sering gagal juga.

Terhadap nasihat atau informasi yang datang dari orang lain, ia selalu diliputi penuh keraguan dan pertimbangan. Sehingga memerlukan waktu yang cukup lama baginya untuk dapat mengikuti saranan dan nasihat orang. Tetapi begitu ia mengalami kekecewaan yang cukup berat, ia akan menjadi seorang yang sangat penurut bagaikan seekor binatang ternak.

Seorang juz 7 pada umumnya memiliki kegemaran ”bertapa”. Keperluan terhadap hati nurani atau tidak lain kegiatan ritual, yang dapat menghantarkan orang pada pengalaman batin. Ini juga menunjukkan suatu bentuk filsafat manusia, bahawa meskipun di dalam diri manusia terdapat nafsu dan kecenderungan ”hedonistik” sebagaimana binatang, tetapi juga sekaligus terdapat kecenderungan spiritual dan moraliti.

Karena itu, untuk bersikap adil dalam memahami hakikat manusia, maka kita harus menempatkan 114 surah sebagai unsur-unsur dasar manusia. Dengan kata lain, 114 surat dalam al-Quran gambaran keadaan psikologis setiap orang, apapun agamanya dan asal-usul suku bangsanya. Di sinilah letaknya keunikan al-Quran, bahwa ia gambaran alam semesta, manusia dan juga kebudayaan umat manusia dari berbagai penjuru dunia. Ia merupakan gambaran dari setiap realiti (segala yang ada), baik realiti natural (kosmik), manusiawi mahupun mengandungi nilai-nilai kebudayaan.

Juz 7 ini dapat dipakai untuk menelaah perkembangan psikologis pertumbuhan anak-anak pada usia 7 tahun.
Dari surat al-An’am dapat diperoleh suatu gambaran tentang proses kepekaan jiwa anak. Apa yang dilihatnya akan segera dicerna dalam otak dan timbullah angan angan tentang kesempurnaan dirinya. Dengan demikian, seorang anak akan merasa superior dibanding orang lain. Pada usia inilah seorang anak pada umumnya memiliki hasrat ingin menjadi seorang pahlawan. Cerita fantastik serta tokoh hero menjadi kegemaran utamanya. Dan hal tersebut dianggapnya merupakan kehidupan yang sebenarnya.

Tindakan yang terbaik dari orang tua adalah mengarahkan dan menjelaskan kepada anak tentang kehidupan yang sebenarnya. Bahawa kehidupan seorang hero hanyalah ada dalam cerita, bukan di alam nyata. Namun orang tua hendaklah berhati-hati dalam menjelaskan setiap peristiwa yang ia saksikan, sehingga tidak mematahkan semangat juang yang mulai muncul dalam diri si anak. Dengan bahasa mudahnya, jangan bunuh potensi anak-anak kecil kita.

Kelemahan dan kelebihan seorang juz 7 terletak pada bahagian paru-paru dan atau bahagian tulang (rangka). Kelemahan lain terletak pada bahagian kaki (telapak kaki) sebelah kiri. Kelemahan pada bagian paru-paru dan tulang dapat dilihat pada sistem 11. Kelemahan seorang juz 7 sama dengan kelemahan seorang juz 16 dan 25, sebab juz tersebut merupakan juz pemampatan juz 7.

Karakter Juz 7 mempunyai kelemahan pada bagian paru-paru atau organ pernafasan. Bukan berarti sakit paru-paru, namun dalam keadaan fizik yang lemah, organ yang merasakan pertama kali adalah paru-paru. Misalnya, batuk atau sesak nafas. Adapun menurut sistem lain, kelemahan fiziknya adalah rahim apabila wanita dan organ reproduksi jika ia laki-laki.

Seorang juz 7, sebaiknya dididik untuk menjadi seorang ”sales” atau paling tidak dilatih untuk menjadi seorang usahawan, atau bahagian hadapan yang berhubung langsung dengan pelanggan. Ia cukup attractive apabila berhadapan dengan pelanggan.

Urutan surah yang ke-48 adalah Al Fath (kemenangan). Ini bererti orang yang membawa karakter juz 7 selalu ingin menang sendiri dan baginya tidak ada istilah kalah dalam hidupnya. Hal ini juga bererti ia tergolong orang yang pantang menyerah dalam mengejar harapannya. Kalaupun ia mau mengalah, dapat dipastikan ia memiliki tujuan tertentu untuk memperoleh kemenangan yang lain.

Negatif dan positif adalah menjumlahkan ayat yang terdapat pada halaman 7 sampai 13. Total jumlah ayat pada halaman-halaman tersebut adalah 73 ayat. Angka 73 kalau kita tukar menjadi nombor urut surah adalah surah Al Muzzammil (yang berselimut).

Inilah kelemahan orang yang berjuz 7 di mana ia memerlukan orang lain untuk mengatasi ketidak percayaan dirinya, ia perlukan dorongan atau bahkan perlukan orang yang menunjukkan bahwa ia mempunyai kemampuan untuk melakukan sesuatu hal. Ia paling susah untuk menceritakan masalah pribadinya pada kebanyakan orang. Kalaupun ia bercerita, hanya kepada orang yang dianggap paling dekat dengannya.

Bila kita jumlahkan ayat yang terdapat pada halaman 14 sampai 15 yang total berjumlah 16 ayat. Nombor urut surah yang ke-16 adalah an Nahl (lebah). Berarti orang yang membawa karakter Juz 7 terkadang seboleh-bolehnya cenderung idealis selesaikan masalah dengan sendiri. Pada tujuan asalnya adalah tidak mahu susahkan orang.

Karakter ini lah yang paling berbahaya dari orang juz 7: Karena sebagai jalan keluar, apabila ada orang yang pernah menyakiti hatinya, bagaimanapun caranya dendam itu harus terlampiaskan. Ia belum akan puas jika sakit hatinya belum terbalaskan.

Begitu juga kalau kita berbuat kebaikan padanya, ia akan memberikan segalanya kepada orang tersebut.

Halaman yang terakhir adalah halaman 16. Kalau kita menjumlahkan ayat yang terdapat didalamnya maka akan kita dapatkan angka 11. Surah yang ke-11 adalah surah Hud (Nabi Hud, simbol dari tanah).

Artinya orang yang berjuz 7 cenderung untuk pendiam dan pandai menyimpan rahasia atau masalah. Sebagaimana sifat tanah yang tertutup dan kita tidak akan tahu apa yang terdapat didalamnya jika kita tidak menggali. Selain itu sifat tanah juga mudah diubah sesuai dengan keinginan kita, ini adalah sebuah indikator bahawa dia sekalipun keras atau idealis tapi masih bisa dilenturkan dengan rayuan atau pujukan mesra.

Tanah akan menerima apa saja yang datang kepadanya, mulai dari air sampai ke sampah sekalipun. Dengan kata lain, orang juz 7 akan menerima apa saja yang diberikan padanya. Sehingga kesan yang ditimbulkan kurang inisiatif dan selalu pasrah dengan keadaan.

Manfaat terapi juzuk diri

MANFAAT TERAPI JUZUK DIRI

Untuk pengamal istiqamah ada beberapa manfaat :

1. KESIHATAN

a) Meningkatkan fizikal dan stamina seseorang pengamalnya
b) Tidak sakit & letih sepanjang hidup. In Sya Allah
c) Penyembuhan diri sendiri secara bertahap
d) Melancarkan peredaran darah
e) Menguatkan organ-organ tubuh (Saraf, usus, jantung, otak,paru-paru dll)
f) Mengurangkan darah tinggi
g) Membantu penyembuhan orang lain
h) Menjurus kepada spiritual (Kerohanian)

2. MENGENAL DIRI SENDIRI

a) Potensi diri yang belum muncul akan nampak & berkembang pesat
b) Kelebihan diri yang belum kelihatan juga akan muncul
c) Mengetahui juga kelemahan diri yang sedia ada mahupun yang akan muncul sepanjang pengamalan
d) Meningkatkan ghairah hidup/semangat hidup diri individu pengamal itu sendiri
e) Sebagai keselamatan bersifat umum & khusus
f) Membawa kepada ketenangan yang HAKIKI
g) Meningkatkan kecerdasan emosi & spiritual
h) Benteng diri sendiri daripada perkara-perkara tidak baik mahupun niat jahat mahkluk-makhlukNya

Terapi Juzuk Diri membantu ANDA untuk mencapai kebahagiaan, kesihatan, kekayaan dan kejayaan hidup yang sebenar. ANDA dapat analisis kekuatan, kelemahan diri, mengetahui potensi dan karakter bagi membina strategi peningkatan potensi dari segi kerjaya, perniagaan, perhubungan dan kehidupan secara Teknologi Al-Qur’an!!!

"Jika Anda Tahu Rahsia Ini - Kekayaan, Kebahagiaan, Kesihatan,Kesuksesan - Semua Yang Anda Inginkan Akan Menjadi Milik Anda!"

Insya Allah dengan THE POWER OF QUR'AN (Kemukjizatan Al-Qur'an) seluruh masalah anda akan dapat diselesaikan/diatasi kerana TERAPI JUZUK DIRI adalah solusi yang terbaik !

Pengamalan JUZ AL-QUR’AN diri anda secara istiqomah (terus-menerus), Insya Allah anda akan mendapatkan berbagai manfaat, dengan izin dan rahmat Allah.

3. RAHSIA AGUNG KEKAYAAN

Apakah Anda mahu meningkatkan sisi Kewangan Anda? Tingkatkan kemakmuran dan kekayaan Anda dengan informasi JUZ DIRI dan SURAH dalam AL QUR'AN yang sesuai dengan POTENSI DAN KARAKTER diri ANDA. Pelajari proses luar biasa untuk menghasilkan kekayaan yang diinginkan, bahwa Anda boleh menjadi kaya! Temukan hidup Anda di rumah impian Anda, melancong ke tempat-tempat eksotik dunia, memandu kereta impian Anda! Belajar bagaimana keluar dari belenggu hutang dan mulai menikmati rezeki yang berlimpah ruah dan mewah!

4. RAHSIA AGUNG KESIHATAN

Rahsia dari kehidupan yang harmoni - termasuk kesihatan. Anda akan mendapatkan inspirasi dari orang-orang yang mengalami mukjizat penyembuhan sendiri. Aplikasikan Rahsia Juz Diri agar hidup Anda penuh vitaliti, penuh energi dan kesihatan optimum mulai saat ini juga.

5. RAHSIA AGUNG HIDUP

Informasi Rahsia Juz Diri Anda akan mengungkapkan bagaimana menemukan jati diri Anda yang sebenarnya dan potensi Anda sebagai manusia. Anda adalah manusia yang mampu, memiliki dan berbuat APA SAJA yang dapat difikirkan. Anda hanya perlu tahu caranya yang sangat mudah dengan mengamalkan Juz Diri anda 1 kali sahaja dalam seminggu.

Informasi Rahsia Juz Diri Anda memungkinkan Anda mewujudkan kehidupan yang benar-benar Anda inginkan. Anda dapat hidup dalam kelimpahan, kebahagiaan, penuh cinta, sihat dan berkecukupan. Begitu Anda mengetahui Juz Diri Anda, Anda akan mendapatkan jalan menuju perwujudan keinginan hati Anda. Buktikan keampuhannya!

6. HUKUM TARIKAN

Informasi Rahsia Juz Diri Anda telah menjadi suatu fenomena ketika orang yang tahu memberitahukan kepada teman dan keluarganya yang lain agar segera mendapatkan Informasi Rahsia Juz Diri mereka. Sekarang anda telah menariknya ke dalam hidup anda. Anda telah menggunakan Hukum Ketertarikan alam semesta tanpa Anda sedari, Rahsia yang akan merubah hidup Anda selamanya dengan izin Allah.

Setelah mendapatkan Terapi Juz Diri ini, saya jamin Anda akan memberitahukan kepada teman/keluarga Anda (Terapi Teknologi Al-Qur’an ini juga sangat berharga sebagai ikhtiar untuk membantu teman/keluarga/partner Anda tercinta). Anda akan terkilas balik akan kenyataan hidup Anda, dan bertanya-tanya mengapa rahasia ini tidak Anda dapatkan sebelumnya?

Semua sudah tersedia bagi Anda untuk mulai mengaplikasikan Informasi Rahsia Juz Diri Anda untuk mencapai tujuan hidup Anda. Apa yang Anda cita-citakan dan Anda inginkan, saat ini sudah ada petunjuk jalan!

7. INNER BEAUTY

Memancarkan innerbeauty,
Meningkatkan kepercayaan diri.
Secara automatik mengikis sifat kurang percaya diri.
Wajah dan seluruh badan memancarkan aura yang mempesona.
Wajah terlihat lebih menawan, semakin tampan/cantik.
Wajah tampak segar dan gembira, sehingga menyenangkan setiap
orang yang memandang.
Senantiasa disenangi dan disegani dalam pergaulan.

8. DAPAT AKSES KEKUATAN DAN KEBERKATAN AYAT DAN SURAH AL-QURAN

Anda akan mampu mengakses kekuatan serta keberkahan dari Ayat-Ayat dan Surah Al-Qur’an untuk pelbagai tujuan positif (1001) hajat yang baik-baik dan sangat bermanfaat untuk menajamkan keilmuan yang dimiliki. Kekuatan penyembuhan (Quranic Healing) untuk menolong diri sendiri atau orang lain

Membersihkan tubuh dari segala energi negatif, atau jiwa-jiwa mati yang mungkin bersemayam dalam tubuh tanpa disedari, termasuk memusnahkan semua ilmu hitam atau kekuatan jin jahat yang telah menyatu dalam tubuh (termasuk saka keturunan dll). Dapat membersihkan berbagai limbah energi negatif dalam tubuh fizik, mental, dan spiritual yang dapat membantu dalam proses peningkatan kualiti IQ dan ESQ sehingga berguna dalam pengambilan keputusan yang benar dalam setiap tindakan dan fikiran (ketajaman instint). Meningkatkan kebijaksanaan hati dan fikiran dalam memecahkan setiap persoalan hidup yang dihadapi.

9. KESELAMATAN

Ikhtiar keselamatan atas serangan fizikal dan metafizik dan kecelakaan. Tubuh akan automatik terlapisi energi haq ini meminimumkan bahaya cedera dari serangan senjata tajam dan senjata api serta benturan, gesekan, tusukan benda keras ketika terjadi kecelakaan yang tidak diduga. Ilmu keselamatan (Self Protection) bila dan di mana saja berada baik dalam perjalanan darat, laut, udara mahupun hanya di rumah saja.

10. MENARIK REZEKI DARI SEGALA PENJURU ALAM

Manfaat amalan ini adalah kekayaan dan rezeki melimpah ruah tanpa susah payah.
Diberi kemudahan yang tak terkira dalam sebarang urusan umpamanya soal kerezekian.
Bagi ahli perniagaan yang mengalami kebangkrupan dalam bisnes,
Insya Allah dengan pengamalan Juz Diri masing-masing, usaha perniagaan anda akan kembali pulih dan lancar dan sukses.
Bagi yang menganggur akan segera mendapat pekerjaan, bagi yang diberhentikan dari jawatan, dibuang kerja dan sebagainya akan cepat mendapat pekerjaan baru yang bersesuaian dengan dirinya.
Kemakmuran-Mengembangkan potensi jalur kerezekian dari segala arah, memperlancar usaha serta memperbaiki halangan rezeki yang diakibatkan oleh pola hidup negatif mahupun gangguan dari pihak luar. Menguasai teknik kemakmuran secara mudah, cepat, tepat dan efisien tanpa harus meminta bantuan kepada orang lain, jin sehingga tercapai keberkahan dan kesejahteraan hidup sepanjang masa.

11. MENINGKATKAN KECERDASAN OTAK DAN MINDA KE TAHAP OPTIMUN

Memantapkan aktiviti neuron & sel syaraf otak,
Menyeimbangkan fungsi Otak Kanan dan Kiri,
Mengoptimumkan fungsi kecerdasan IQ, EQ, SQ
Rekonstruksi neuron-neuron & syaraf-syaraf otak,
hingga mendatangkan berbagai ilmu-ilmu yang bermanfaat, pengetahuan, serta wawasan yang luas. Mempermudah dalam mempelajari & memahami sesuatu.
Untuk meningkatkan berbagai Kecerdasan Intelektual (IQ) dan Emosional (EQ).
Membangkitkan dan menumbuhkan Nur Ahlaqul Karimah.
Untuk meningkatkan, memperbesar, memperluas wawasan & pengetahuan tanpa batas hingga menjadi manusia yang penuh manfaat, menjadi manusia yang Soleh/Solehah.
Membangkitkan dan Menumbuhkan Nur Akhlaqul Karimah (Budi Pekerti yang Luhur, sifat-sifat, tingkah laku, perbuatan, ucapan, pemikiran dan kebiasaan yang Baik).
Membangkitkan & mengaktifkan semua kepekaan
Membangkitkan & mengaktifkan semua kepekaan yang ada dalam diri (kepekaan gerak, rasa, energi, batin, mata batin, dll) yang positif & bermanfaat bagi diri manusia guna menunjang kehidupannya.
Meningkatkan derajat/pangkat/karier.
Memancarkan sifat kepemimpinan dan daya tarik pemimpin (karisma) sehingga selalu dimuliakan, disegani dan dihormati. Dengan demikian Anda mudah mempengaruhi orang lain, mampu mempertahankan atau naik jabatan.
Dicintai dan disenangi oleh semua orang.
Dicintai dan disayang oleh semua orang sehingga menghindarkan diri dan keluarga dari permusuhan, kebencian dan fitnah.
Meluluhkan hati orang yang marah/benci menjadi sayang kepada anda.
Dengan semua daya tarik Anda, akan memudahkan dalam bidang pekerjaan. Anda mudah melobi, dipercaya dalam kerjasama bisnes, melamar pekerjaan, meminjam modal dan sebagainya.

12. KEBAHAGIAAN RUMAHTANGGA

Menundukkan pasangan yang berwatak keras dan sulit sekali di atur.
Menghindarkan suami/isteri dari perselingkuhan.
Menghindarkan diri dan keluarga dari permusuhan, kebencian dan fitnah.
Mengeratkan hubungan cinta (pernikahan). Pasangan selalu setia, selalu ingin dekat dengan Anda dan tidak pernah bosan.

13. MEMBINA JATI DIRI DAN KEWIBAWAAN DIRI

Memancarkan sifat kepemimpinan dan daya tarik pemimpin (karisma) sehingga selalu dimuliakan, disegani dan dihormati. Dengan demikian Anda mudah mempengaruhi orang lain, mampu mempertahankan atau naik jabatan.
Menundukkan bawahan yang tidak patuh.
Musuh, lawan atau orang yang punya masalah dengan Anda menjadi takut, tunduk, menghormati Anda.
Membuat orang ketakutan "seluruh badannya bergetar" dan tidak berani melawan hanya dengan bentakkan atau gertakan.
Memerintah orang dengan halus, tapi tetap dipatuhi. Tidak ada rasa terpaksa bagi orang yang melakukan perintah Anda.
Meluluhkan hati atasan yang suka marah-marah dan menundukan bawahan yang tidak patuh.
Memudahkan proses penagihan hutang, membuat orang jadi segan untuk menunda-nunda membayar hutang.
Kemustajaban doa
Doa jadi mustajab dan terkabul segala hajat, mendapat kebahagiaan dunia akhirat
Melalui Daya energi haq pengamalan Juz Diri masing-masing,anda dapat mewujudkan segala hajat keinginan agar menjadi kenyataan, apapun permintaan anda ,maka dengan ajaib Daya kekuatan haq akan mewujudkannya secara ghaib,sekaligus anda dapat menyelesaikan 1001 macam masalah /problem kehidupan secara cepat dan tepat (usaha, karier, kerezekian, pelarisan, jodoh,asmara, kewangan, hutang, kekayaan dan sebagainya).

Al Quran kod penyembuh

AL-QURAN KOD PENYEMBUH

Firman Allah dalam Surah 2 ayat 269,

"Allah SWT memberikan al Hikmah (kebijaksanaan) kepada orang yang dikehendaki. Barangsiapa yang diberinya al Hikmah maka ia mendapat banyak kebaikan. Hanya orang-orang yang mahu berfikir yang dapat mengambil pelajaran / manfaat ".


Al Quran adalah vaksin terhebat untuk kita.
Juz Diri itu sendiri adalah vaksin terhebat untuk kita.
Ia umpama software kod-kod program yang memperbetulkan kembali aturan sebuah sistem sepertimana sepatutnya sistem ini bekerja.

Ketika sistem di tubuh badan bekerja tanpa henti,
sistem ini juga akan mengalami beberapa kerosakan.
Sistem menjadi celaru kerana tanpa henti bekerja.

Kod-kod fitrah (ayat-ayat Al Quran) untuk tubuh badan yakni jasad mampu mengaturkan kembali sistem yang ada kepada level yang efektif.

Banyak kajian sains membuktikan bagaimana sel-sel tubuh bertindak balas ketika didengarkan dengan ayat-ayat Allah. Didengarkan pun sudah ada tindak balas positif, apatah lagi dibaca.

Ketika sistem kembali ke aturan yang betul,
sistem berjalan lancar kembali.

Sejauh mana dan lama mana sekali kita mengembalikan sistem tubuh badan ini ke aturan yang betul?